GMKI Aru : Jaga Stabilitas Keamanan di Maluku Bukan Hanya Inteljen Tapi Semua Pihak

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Aru menilai menjaga stabilitas di Maluku bukan hanya Inteljen semata tapi semua pihak.

Hal ini dikatakan Ketua GMKI Cabang Aru, Marko Karelau kepada media ini, Kamis (17/4/2025).

Menurutnya, pasca terjadinya rentetan konflik pada sejumlah wilayah di Maluku beberapa pekan lalu, muncul opini terkait kinerja jajaran intelijen Maluku yang dinilai lemah.

“Konflik yang terjadi di beberapa wilayah di Maluku adalah secara spontan semata, kalaupun adanya potensi konflik tersebut maka deteksi dini yang dilakukan jajaran intelijen sudah sangat sistematis dan terukur, olehnya saya menilai sangatlah keliru ketika ada yang menyalahkan kinerja Intelijen,” ucap Karelau.

Ia juga menilai kritikan terhadap Kominda Maluku, terutama Binda sebagai koordinator intelijen tidaklah akurat dan terkesan parsial, sebab kinerja Intelijen dalam memetakan potensi konflik sudah dilakukan.

“Saya kira kinerja jajaran inteljen sudah dilakukan, sehingga perlu yang dilakukan kita semua adalah mitigasi konflik guna mencegah berlanjutnya masalah di Maluku, untuk itu mari kita mendukung pembangunan dengan melibatkan peran aktif berbagai elemen masyarakat,” katanya.

Selain itu, Karelau mengajak semua elemen masyarakat bersama kominda dalam menjaga stabilitas daerah.

“Mari kita menyamakan persepsi serta merumuskan langkah antisipatif terhadap potensi ancaman, tantangan dan gangguan keamanan yang bisa menghambat pembangunan. Stabilitas keamanan adalah syarat mutlak agar roda pemerintahan dan pembangunan di Maluku bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya berharap pentingnya informasi yang akurat dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika seperti radikalisme, konflik sosial, maupun penyebaran hoaks.

“Kami percaya rekan-rekan intelijen sudah bekerja luar biasa. Mari kita saling menguatkan, jangan saling menjatuhkan. Demi kemajuan Maluku, sekecil apapun informasi yang penting bagi negara khususnya daerah Maluku, mari kita jaga dan kelola dengan bijak,” pesannya.

Dilain sisi, Karelau mengajak menjaga Kamtibmas menjadi tanggung jawab semua pihak, baik itu lembaga intelijen, aparat keamanan, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat sebagai civil society, semuanya punya peranan.

“Semua pihak harus berkolaborasi agar menciptakan situasi kemanan di Maluku kembali aman, tanpa harus menyalahkan satu pihak. Mari kita ciptakan situasi dan kondisi di Maluku yang aman dan damai untuk Maluku Maju,” ajak Karelau.