Dobo, BeritaJar.com: Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kepulauan Aru mendeklarasikan kemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru nomor urut 02, Timotius Kaidel dan Mohammad Djumpa pada Pilkada Serentak 2024, Rabu (27/11/2024).
Kemenangan paslon dengan jargon “Aru Maju” berhasil memperoleh suara terbanyak berkat dukungan masyarakat Aru.
Ketua PPNI Kepulauan Aru, Sheva Madubun menyampaikan, berdasarkan hasil hitung cepat Versi PPNI Kabupaten Kepulauan Aru, Paslon Kaidel dan Djumpa meraih 62,03 persen suara, sementara paslon Themi-Hady memperoleh 37,07 persen suara.
Menurutnya, hasil hitung cepat yang dilakukan oleh PPNI Kepulauan Aru tidak berbeda jauh dengan hasil hitung riil yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Aru.
“Berdasarkan hasil hitung cepat yang kami (PPNI Aru) lakukan dan berhasil dimenangkan oleh pasangan Kaidel-Djumpa, maka kami mendeklarasikan kemenangan ini dengan catatan tetap menunggu hasil Pleno KPU Aru,” ungkap Madubun kepada Wartawan di Dobo.
Untuk itu, meskipun hasil sementara dimenangkan oleh pasangan Kaidel-Djumpa, selaku Ketua PPNI Kepulauan Aru, Madubun menghimbau agar para pendukung, simpatisan dan Relawan nomor urut 02 tetap tenang dan fokus mengawal hasil penghitungan tersebut hingga Pleno di KPU Aru.
Pada kesempatan tersebut, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman sejawat perawat PPNI Kepulauan Aru yang sudah boleh besama-sama berjuang untuk memenangkan Timotius Kaidel dan Mohammad Djumpa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru Periode 2024-2029.
Dirinya juga berharap kedepan semoga PPNI akan menjadi mitra pemerintah yang baik dalam menjalankan pelayanan Kesehatan di Bumi Jargaria tercinta.
“Atas nama pribadi dan organisasi PPNI Kabupaten Kepulauan Aru, Saya mengucap syukur kepada Tuhan serta mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Timotius Kaidel dan Mohammad Djumpa,” ucap Sheva Madubun.
Untuk diketahui, paslon nomor urut 02 Kaidel-Djumpa diusung oleh partai PKB, Nasdem, PKN, Demokrat, Golkar, PKS, PAN, Perindo dan PBB.







