Dobo, BeritaJar.com: Angin kencang melanda wilayah kabupaten Kepulauan Aru hampir seminggu. Hingga kini, dampak cuaca buruk tersebut masih dirasakan.
Seperti yang dialami salah satu warga kota Dobo, Kepulauan Aru, Wempi Dermapan. Rumah kos miliknya yang berada di kompleks Sipur, Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-pulau Aru ambruk dan rusak berat akibat diantam angin kencang.
Salah satu saksi menyebutkan, kos-kosan panggung milik bapak Wempi Dermapan ambruk akibat hujan deras dan disertai angin kencang.
“Kos-kosan ini berdiri di pinggir pantai Komplek Sipur, tiang pondasi panggung tidak mampu lagi menahan beban bangunan dan di sertai gerusan air laut yang mengakibatkan kos–kosan tersebut ambruk,” ujarnya.
Pantauan media ini di lokasi, Rabu (07/02/2024), personel Koramil 1503-03/Dobo beserta Polres Kepulauan Aru bersama masyarakat membantu evakuasi penghuni kos–kosan panggung yang ambruk itu.
Tampak, anggota Koramil 1503-03/Dobo beserta Polres Kepulauan Aru bersama Masyarakat membantu mengevakuasi penghuni kos dan barang – barang yang masih bisa diselamatkan.
Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Dody Masaoy membenarkan kejadian tersebut, bahwa kos – kosan milik bapak Wempi Dermapan telah ambruk dikarenakan hujan dan angin yang terjadi rabu sore tanggal (07/02/2024) sekira pukul 10.45 WIT.
“Atas kejadian tersebut menimbulkan korban luka atas nama ibu Rani Estefhani umur 28 tahun mengalami luka lecet pada bagian kaki kiri dan sudah di larikan ke RSUD Cendrawasih Dobo,” ujarnya.
Dalam kegiatan evakuasi membantu korban tersebut, Danramil 1503-03/Dobo memberikan himbauan agar warga selalu waspada pada lingkungan sekitar saat menghadapi musim penghujan dan angin kencang seperti sekarang ini.
Wempi Dermapan, pemilik rumah kos menyampaikan, jumlah penghuni kos tersebut sebanyak 21 orang.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan sekitar Rp.1 miliar,” ucapnya.






