Dobo, BeritaJar.com: Penantian panjang masyarakat di kecamatan Aru Utara Marlasi akan listrik terjawab setelah PLTD Marlasi diresmikan oleh Anggota komisi VII DPR RI, Mercy Barends.
Peresmian Listrik Desa yang berlangsung, Senin (06/11/2023) di Marlasi tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga, Wakil Bupati Muin Sogalrey, Ketua DPRD Udin Belsigaway, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tual Martinus Pasensi dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Mercy Barends katakan, Peresmian PLTD Marlasi ini besar harapannya masyarakat bisa memanfaatkan sebagai sumber energi listrik untuk mengelola usahanya guna peningkatan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, akan meningkatkan pelayanan publik lebih baik pula, baik itu di rumah sakit, puskesmas, sekolah maupun UKM lainnya.
“Untuk 3 KSO sudah selesai, kemudian periode kemarin menjelang HUT RI 78 dan hari kelistrikan nasional 27 Oktober kemarin, ada pula sejumlah desa wilayah di Kepulauan Aru sudah nikmati aliran listrik (nyala),” ucap Barends.
Sementara itu, Manager PT PLN UP3 Tual. Martinus Pasensi menambahkan, hingga hari ini hampir seluruh kecamatan sudah dialiri jaringan listrik.
Menurutnya, untuk Kecamatan Pulau-Pulau Aru khususnya pulau wokam (sistem wokam) ada empat desa yang sudah menyala yakni desa Wokam, dusun Lamerang, dusun kota lama, desa Karangguli dan desa Samang.
Sedangkan untuk Kecamatan Aru Tengah (sistem Benjina) yaitu desa Benjina, Papakula, Tanah Miring, Gulili, Namara, dan Selilau dan sistem Wakua.
Kecamatan Aru Selatan Utara (Sistem Taberfane) empat desa yakni Taberfane, Lutur, Katanter dan Rebi.
Kemudian Kecamatan Aru Selatan Timur (sistem Karey) meliputi desa Karey, Beltubur dan desa Siya. Selain itu, Kecamatan Aru Selatan (Sistem Doka Barat), meliputi desa Doka Barat, Dokatimur dan desa Laininir dan sistem Lor-Lor dan sistem Jerol desa Ngaibor dan Gambar.
Kecamatan Aru Tengah Selatan (Sistem Longgar) meliputi desa Apara, Longgar, Bemun, Mesiang, Gomo-Gomo. Selanjutnya Kecataman Aru Tengah Timur (sistem Kaiwabar) meliputi desa Wailai, Kaiwabar, Basada dan sistem Kojabi.
Kecataman Aru Utara Batuley sistem Benjuring/desa Benjuring
Terakhir kecamatan Aru Utara (sistem Marlasi) meliputi desa, Kabufin, Kaibolafin, Tasinwaha, Wahangulangula.
“Harapannya, jangkauan jaringan listrik ini dapat dinikmati oleh semua desa dan dusun. Memang ada beberapa desa yang terkendala pemasangan meteran rumah, karena biaya pemasangan,” jelas Pasensi.
Dirinya juga berharap agar melalui Kementerian SDM kedepannya dapat meringankan beban masyarakat saat pemasangan meteran rumah (gratis).
“Betul, Kouta pemasangan gratis yang ada itu 1200 pemasangan tidak mencukupi dalam menjawab kebutuhan masyarakat karena yang masuk sistem untuk pemasangan 3000 lebih. Olehnya kita mengharapkan ada tambahan kuota, karena animo masyarakat untuk pemasangan listrik sangat besar, namun terkendala biaya tadi,” pungkas Pasensi.






