BPS Aru Gelar Apel Puncak Peringatan Hari Statistik Nasional Ke-26

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Apel Puncak Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) yang ke-26 menjadi momen kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Aru.

Pasalnya, melalui Hari Statistik Nasional ini, BPS Kepulauan Aru menyelenggarakan apel puncak dan syukuran HSN di pantai Papaliseran, Selasa (26/9/2023) yang dipimpin langsung oleh Kepala BPS Kepulauan Aru George R Loupatty, SST dan dihadiri seluruh pegawai dan mintra kerja BPS Kepulauan Aru.

“Hari ini kami bersama-sama merayakan Hari Statistik Nasional dan ini adalah perayaan untuk seluruh instan statistik. Jadi bukan hanya pegawai BPS sebenarnya tetapi seluruh instansi statistik yang ada di kementerian, lembaga, ada di OPD dinas tapi juga yang ada di masyarakat yang memang orang-orang pemerhati statistik dan ini menjadi perayaan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ucap Loupatty kepada media ini disela-sela perayaan syukuran HSN tersebut.

Dikatakan, hari ini juga merupakan perayaan sesungguhnya kalau ikuti sejarahnya itu adalah lahirnya UU Statistik Nomor 6 Tahun 1960 yang dirayakan sebagai hari statistik Nasional secara khusus buat BPS Kabupaten Kepulauan Aru.

“Ini menjadi momen penting untuk kita membangun kebersamaan sebagai pegawai maupun juga dengan mitra lapangan kita yang notabene selama ini menjadi tenaga-tenaga andalan di lapangan dalam hal pengumpulan data di berbagai desa di seluruh Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.

Kabupaten Kepulauan Aru, kata Loupatty memiliki tantangan geografis tersendiri yang mana ada 119 desa kelurahan, namun yang di kota Dobo atau Pulau Wamar ini cuman dua desa dan dua Kelurahan, sisanya 115 Desa itu seluruhnya tersebar di pulau-pulau.

“Nah, ini tantangan yang tidak mudah tetapi dengan berbagai komitmen dan strategi yang kita bangun dan buat, kita bersyukur bahwa sampai hari ini setiap pentahapan statistik dalam berbagai macam kegiatan dapat berjalan dengan baik,” paparnya.

Dijelaskan pula, pihaknya juga baru menyelesaikan sensus pertanian dan dapat berjalan dengan sukses dan bisa berhasil.

Selain itu, BPS Aru sekarang masuk dalam masa dimana meningkatkan kapasitas BPS sebagai pembina data statistik sektoral sesuai UU Nomor 16 Tahun 1997, sehingga setiap OPD, dinas, bahkan sampai ke tingkat Desa dapat menyelenggarakan kegiatan statistik dalam bentuk Survei Sensus maupun komproming atau kompilasi data administrasi bisa berstandar.

“Jadi bukan berdasarkan pikiran masing-masing tetapi ada standar yang memang dipakai, karena sudah ada juga Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia dan disitu ada standar,” jelas Loupatty.

Pihaknya juga akan melaksanakan workshop bersama dengan OPD untuk menyampaikan hasil-hasil statistik yang selama ini sudah dapat angka-angka penting buat pemerintah daerah.

“Sehingga ini menjadi semacam raport buat pemerintah daerah perkembangan yang sudah bisa dicapai. Jadi tugas kami hanya memotret dan dari hasil potretan ini pemerintah daerah bisa melihat dan bagaimana bisa menyikapi lewat berbagai program,” ungkap Kepala BPS Aru ini.

Loupatty menambahkan, BPS Aru juga sedang mempersiapkan beberapa inovasi untuk mewujudkan Satu Data Aru (SADAR) yang seringkali juga menjadi statement dan harapan daripada bapak Bupati Johan Gonga.

“Sehingga ada satu kolektivitas penyelenggaraan statistik dari seluruh desa yang bisa terakumulasi dan itu bisa menjadi data kecamatan, kabupaten dan bisa diakses bebas dan dipakai oleh siapa saja,” tuturnya.

Olehnya, dirinya berharap pada waktunya nanti akan ada satu data yang bisa terwujudkan dengan inovasi-inovasi yang sementara lagi di godok.

Pada kesempatan tersebut, Loupatty menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mari terus dukung setiap kegiatan pengumpulan data di lapangan.

“Kami juga berterima kasih untuk bapak bupati sebagai pimpinan daerah, wakil bupati, Sekda dan juga seluruh kepala dinas OPD yang selama ini sudah mendukung BPS Aru, tidak terkecuali juga instansi pimpinan instansi vertikal dan juga sangat baik dalam berkoordinasi terkait dengan kegiatan-kegiatan kami di lapangan,” pungkas Loupatty.