Kesbangpol Aru Gelar Rakor Kewaspadaan Dini

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepulauan Aru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Kewaspadaan Dini guna mengantisipasi terjadinya berbagai tindakan kriminal menjelang hari raya maupun mengantisipasi berbagai persoalan terkait Pilkades.

Rakor yang berlangsung, Jumat (2/12/2022) di kantor Badan Kesbangpol itu dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Joel Gaite dan dihadiri Danramil 1503-03 Dobo Kapten Inf Dody Masaoy, Pasintel Lanal Aru, Kapten Laut (P) Daulat Mangasi T, Kasubid Konflik Horizontal dan Vertikal Kepulauan Aru, M. Nanang Jamco, Dantim Den Intel 3 Kodam XVI/Pattimura Ambon, Letda Czi Yesaya de Fretes.

Selain itu, Unit Teknis 3 Lanal Aru, Serka Lis Ferengki P. Silitonga, Dan Pos AU Kepulauan Aru, diwakili Ba Ops Lat, Serka Agus M, Kasat Intelkam Polres Kepulauan Aru diwakili Ps. KBO Sat Ik Polres, R Hadipura.

Gaite dalam rakor tersebut menegaskan bahwa akhir-akhir ini kerap kali terjadi kasus pembunuhan dan pemerkosaan, bahkan juga persoalan-persoalan yang terjadi terkait Pemilihan Kepala Desa.

Untuk itu, dirinya berharap agar peran aktif semua stakeholder guna menjaga Keamanan dan Ketertiban, sehingga semuanya dapat berjalan dengan aman dan damai.

“Terkait dengan peran kita di tahun 2022 sesuai dengan pihak Polres kepada Pemerintah Daerah dan kami menindaklanjuti sehingga bisa disimpulkan bahwa bagaimana peran Tim Kewaspadaan Dini terkait dengan kondisi Kamtibmas di tahun 2022,” ucapnya.

Disamping itu, lanjutnya, ada terjadi beberapa kasus pembunuhan dan pemerkosaan di sekitar tempat lokalisasi, daerah Siwalima dan juga mengenai permasalahan Pilkades.

Kepala Kesbangpol juga mengungkapkan, kendati pelaksanaan tahapan Pilkades di 49 desa berjalan aman dan lancar, namun diantara 49 desa itu ada 2 desa yakni desa Basada dan Lola tidak dapat melaksanakan Pilkades di karenakan terjadi konflik antara sesama warga setempat.

“Setelah dilaksanakan koordinasi terkait dengan Pilkades pada 49 Desa yang melakukan pemilihan Kepala Desa, semuanya berjalan aman dan lancar, hanya ada 2 Desa yang tidak melaksanakan Pilkades yaitu Desa Lola dan Desa Basada dikarenakan terjadi konflik di sana. Kondisi saat ini sudah aman karena sudah di serahkan ke pihak hukum, akan tetapi tetap kita waspadai mencegah ada unsur dendam dan melakukan serangan balik dari pihak lain,” ungkap Gaite.