Dobo, BeritaJar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru akan memiliki dua unit kapal feri jenis Roro penyebrangan yang akan melayani masyarakat di Aru. Dua kapal feri tersebut adalah KMP. Aru Maju 01 dan KMP. Aru Maju 02.
Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga saat meninjau pembangunan dua kapal feri tersebut di PT. Trisetia Cipta Persada Pasuruan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiasi Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru.
“Saya selaku Bupati Kepulauan Aru masa bakti 2021-2026 menyambut baik inisiasi Dishub dalam mengimplementasikan pencapaian visi dan misi kami,” ucapnya saat menghadiri peletakan lunas (Keel Laying) dua kapal feri bersama Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Aru Edwin Pattinasarany di galangan PT. Trisetia Cipta Persada Pasuruan, Kamis (23/6/2022).
Dikatakan, karakteristik wilayah di Kabupaten Kepulauan Aru, terdiri dari 547 buah pulau, 8 diantaranya adalah pulau kecil terluar, sekaligus beranda depan NKRI.
Selain itu, infrastruktur jalan di Aru masih belum dapat menghubungkan 89 buah pulau berpenghuni, yang secara administrative terdiri dari 10 kecamatan dan 119 desa/kelurahan.
Kondisi ini lanjut Gonga, telah memberikan dampak bagi akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sebelum kami menjabat sebagai Bupati di periode I masa pengabdian kami di Tahun 2016-2021, belum ada sarana transportasi reguler yang menghubungkan antara desa ke kecamatan, maupun kecamatan ke ibukota kabupaten,” ujarnya.
Gonga menambahkan, untuk menyikapi kondisi tersebut, maka isu perhubungan menjadi salah satu main stream dalam penyusunan visi dan misi Kabupaten Kepulauan Aru, dan hal ini diimplementasikan secara baik oleh Dinas Perhubungan dengan memulai penyediaan transportasi reguler yang menggunakan kapal milik Pemerintah Daerah, sehingga dapat menghubungkan 51 titik singgah.
“Secara prosentase, memang masih sangat jauh dari memadai, sehingga perlu adanya terobosan maupun lompatan-lompatan strategis, untuk dapat memenuhi kebutuhan sarana transportasi yang aman, handal dan bermartabat, yang pada gilirannya akan memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Gonga.
Momentum keel laying ini sangat kami apresiasi, dengan harapan agar pembangunan KMP. Aru Maju 01 dan KMP. Aru Maju 02 ini dapat dituntaskan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Harapan saya pembuatan kapal feri ini cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat kami di Bumi Mutiara Cendrawasih Lestari,” harap Gonga.
Kepada Kepala BPTD Wilayah X Jawa Timur maupun Perwakilan BKI Jawa Timur, Bupati menyampaikan terima
kasih dan penghargaan yang tulus, atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan dari tahap persiapan, pelaksanaan maupun penuntasan pembangunan KMP. Aru Maju 01 dan 02 ini.
“Demikian pula kepada Pak Yudi
Setiawan, selaku Direktur PT. Trisetia Cipta Persada beserta seluruh tim work di galangan ini, maupun Direktur PT. Grafindo Multi Sejahtera selaku Konsultan Pengawasan, saya menyampaikan harapan, agar pembangunan kapal kebanggaan masyarakat Kepulauan Aru ini, dapat segera dipercepat pembangunannya sesuai dengan kaidah dan regulasi yang berlaku,” paparnya.
Pembangunan Bus Air Roro ini tambah Bupati Gonga adalah momentum pertama, tapi bukan yang terakhir sebagai bagian dari komitmennya selaku Bupati Kepulauan Aru, untuk
memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bumi Mutiara Cendrawasih Lestari yang tercinta.
Sementara itu, Kabid Penyebrangan Dishub Kepulauan Aru Frejon Pesulima kepada media ini mengatakan pembuatan dua unit kapal feri milik Pemkab Aru tersebut berlangsung di galangan PT. Trisetia Cipta Persada di Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.
Kedua kapal tersebut kata Pesulima, bersumber dari anggaran DAK Penugasan Bidang Transportasi Perairan dari Kementerian Perhubungan tahun 2022.
Menurutnya, Konstruksi Katamaran dua kapal tersebut dibuat dengan material aluminium dengan daya muat penumpang 122 orang tanpa kendaraan atau 88 orang penumpang dengan kendaraan minibus.
” Direncanakan akhir November 2022 selesai pekerjaan dan direncanakan akan meyalani rute Dobo-Benjina serta Dobo-Lamerang,” ungkap Pesulima.






