Resmikan Balai Desa Durjela, Sogalrey: Momentum Penting Bagi Kemajuan Budaya Kita

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey meresmikan balai Desa Durjela, Senin (12/4/2021) yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras Pemerintah Desa beserta segenap pemangku kepentingan dan masyarakat di Desa Durjela dalam mewujudkan suatu wadah sebagai bagian pranata adat istiadat demi melestarikan warisan budaya leluhur sekaligus memperkaya ranah budaya kita.

Dikatakan, keberagaman adat istiadat dan budaya di Bumi Jar Garia — Kabupaten Kepulauan Aru yang kita banggakan bersama ini, merupakan nilai yang sangat berharga warisan para leluhur kita.

“Dari 117 desa, 2 kelurahan dan 8 dusun yang tersebar dari ujung Pulau Jedan sampai ke Pulau Enu, masing-masing memiliki karakteristik dan keunikan adat istiadat tersendiri yaitu musyawarah untuk mufakat dalam bingkai demokrasi,” ucapnya.

Menurut Sogalrey, ini merupakan kewajiban kita bersama sebagai anak cucu Jar Garia Sarkwarisa untuk mempertahankan dan memeliharanya, sekaligus menggali kembali kekayaan adat istiadat ciri khas Bumi Jar Garia.

“Pembangunan Balai Desa di Desa Durjela yang pengresmiannya dilaksanakan di hari ini merupakan momentum penting bagi kemajuan budaya kita,” ungkap Wakil Bupati.

Sogalrey menjelaskan, dalam perjalanan sejarah selama ini, masyarakat adat di Bumi Jar Garia belum memiliki suatu ciri khas bangunan adat yang merupakan simbol kebanggaan budaya kita.

“Orang Maluku pada umumnya menamakan Baileo, sebagai nama yang diberikan kepada Rumah Adat, tempat dilangsungkannya kegiatan-kegiatan ritual adat istiadat maupun pertemuan masyarakat dalam membicarakan berbagai hal yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat di daerah mereka,” ujar Wabup.

Wabup juga menambahkan, Sebagai upaya melestarikan adat istiadat di hari ini, kita telah meresmikan penggunaan Balai Desa — Desa Durjela yang juga berfungsi sebagai Rumah Adat di Desa Durjela, sebagai wujud komitmen kita untuk terus mempertahankan dan menggali terus budaya serta adat istiadat leluhur kita.

“Kepada tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan yang telah memberikan pandangan serta masukan dalam memperkaya bobot bagi pembangunan Balai Desa Durjela ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” katanya.

Dirinya juga mengucapan terima kasih yang sama kepada Kepala Desa beserta segenap perangkat Desa Durjela, yang telah berupaya dan bekerja keras, sehingga pembangunan balai desa ini dapat diselesaikan.

“Saya menyampaikan selamat menggunakan balai Desa, Desa Durjela kebanggaan kita bersama. Kiranya di bawah naungan atap dari balai adat ini, akan melahirkan ide-ide penting bagi pelestarian adat dan budaya Desa Durjela secara khusus, dan secara umum, untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Jar Garia yang kita cintai bersama,” tutup Sogalrey.

Usai memberikan sambutan, dilanjutkan dengan penanda tanganan prasasti oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru.