![]() |
| Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Agus Rohman, S.IP,.M.IP Saat Memberikan Pengarahan Kepada Prajurit TNI dan Polri |
Dobo, Tribun-Aru.com: Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Agus Rohman, S.IP,.M.IP dalam kunjung kerja di Kabupaten Kepulauan Aru menyambangi Markas Kompi Senapan E Yonif 734/SNS Brigif 27/Nusa Ina untuk memberikan pengarahan kepada Prajurit TNI dan Polri yang ada di Aru, Senin (30/11/2020) dengan Tema “satukan Kekuatan Untuk Meraih Sukses Demi Tercapainya Kabupaten Kepulauan Aru yang Aman, Damai dan Sejahtera”.
Kedatangan Pangdam XVI/PTM didampingi Asops Kasdam XVI/PTM, Kol Inf M. Arief Hidayat, Aspers Kasdam XVI/PTM, Kol Arm Yuniar Dwi Hatono, S.SOs,. M.Si, Aslog Kasdam XVI/PTM, Kol Kav Sugeng Waskito Aji, S.IP,. M.M, Asrena Pangdam XVI/PTM, Kol Inf Kurniawan M. M.G.T.M, M.DS, Kazidam XVI/PTM, Kol Czi Ubaidillah, PA LO AU, Kol Tek Jakob Dwi Waluyo, Pamen Ahli Bid Ilpengtek & LH, Kol Arh Suroso dan Dandim 1503/Tual, Letkol Inf Mario Christian Noya.
Mayor Jenderal TNI Agus Rohman dalam arahannya menekankan kepada seluruh Prajurit yang bertugas diwilayah Kabupaten Kepulauan Aru terkait dengan Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih mengancam di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
“Saat ini dampaknya sangat luarbiasa terhadap kehidupan masyarakat khususnya pada sektor ekonomi yang semakin terpuruk, meningkatnya pengangguran dan permasalahan sosial lainnya sehingga perlu berusaha ekstra dengan menyatukan kekuatan bersama pemerintah daerah, polri dan seluruh komponen bangsa untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 salah satunya adalah dengan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Pangdam menegaskan, Sebagai seorang Prajurit di jajaran Kodam XVI/Pattimura agar senantiasa mempedomani serta mengamalkan 8 wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari ditengah kehidupan modern saat ini, dimana akses komunikasi memudahkan kta menerima segala informasi baik yang positif maupun yang belum dapat dikonfirmasi kebenarannya atau kita kenal dengan istilah HOAX.
“Untuk itu agar setiap Prajurit jangan mudah terpancing isu-isu HOAX yang bersifat provokatif selalu kroscek kebenaran berita yang kita terima dan lebih baik berdiam dan tidak menanggapi setiap informasi yang belum kita dapat pastikan kebenarannya jangan justru malah menyebarkannya sehingga secara tidak langsung kita telah menyebarkan berita HOAX,” ujarnya.
Selanjutnya, Untuk menghadapi Pilkada Serentak di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru, Rohman tekankan untuk seluruh prajurit jangan ada yang ikut ikutan.
“Kalian harus bersikap netral dan mengamankan pilkada serentak dengan senergitas TNI Polri di Kabupaten Kepulauan Aru. Kita dijadikan benteng terdepan untuk melindungi rakyat maka dari itu kita jaga bersama wilayah kerja,” tegas Pangdam
Disamping tugas yang kita kerjakan jangan lupa kita senantiyasa selalu berdoa kepada sang pencipta. “Perlu diketahui bersama bahwa kekuatan doa sungguh dahsyat untuk melancarkan tugas kita kedepan dengan lancar dan akan tercapai apa yang kita inginkan,” sambungnya.
Dirinya berpesan, Berkaitan dengan perkembangan situasi Covid -19 untuk TNI/Polri agar selalu menjaga sinergitas dimanapun berada, karena kita adalah benteng terakhir dari Negeri ini.
“Undang-undang TNI adalah untuk Menjaga kedaulatan negara dan Melindungi segenap bangsa Indonesia dsn jangan dianggap sepele masalah ini,” jelas Rohman.
Menurut dia, Pada saat sekarang kita berpikir tentang bagaimana caranya Indonesia tidak terpapar oleh wabah Covid-19.
Presiden menyampaikan bahwa menghadapi situasi Covid-19 ini anggarannya sebesar Rp.665.000.000.000.000 (enam ratus enam puluh lima Triliyun Rupiah) sementara pemasukan negara berkurang.
“Kita semua berperan penting sebagai alat negara, mengadakan pengecekan-pengecekan kepada masyarakat itu sebagian dari membantu Indonesia untuk memutuskan wabah Covid-19,” tambah Pangdam Rohman.
Penanganan Covid-19 di Indonesia harus tuntas, marilah kita semua TNI maupun Kepolisian untuk berusaha memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat agar bekerja sama untuk memutuskan wabah Covid-19 di Indonesia.
“Saya punya visi untuk menyatukan kekuatan untuk meraih kesuksesan satu tujuan agar Indonesia bisa lebih aman dan nyaman. Marilah kita ciptakan masyarakat yang tentram, nyaman dan ketenangan agar masyarakat juga bisa membantu kita menjaga kenyamanan NKRI,” ungkapnya.
Ditambahkan, TNI dan Polri akan bersikap netral pada pemilu ini, tidak ada kecemburuan masyarakat bagi kita, Marilah kita satukan kekuatan untuk membantu mengamankan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Aru.
Usai memberikan pengarahan kepada personil TNI dan Polri, Pangdam XVI/PTM dan rombongan menyempatkan diri untuk meninjau Lokasi Lahan Kosong Kodim persiapan Kabupaten Kepulauan Aru.






