![]() |
| Bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga Meresmikan Masjid Ba’adiah Desa Samang Kecamatan Pulau-Pulau Aru |
Dobo, BeritaJar.com: Masjid Ba’adiah Desa Samang Kecamatan Pulau-Pulau Aru usai dibangun, untuk itu dilaksanakan peresmian, Jumat (10/07/2020).
Peresmian dilakukan Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga yang diawali dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pitah yang turut disaksikan oleh Wakil Bupati Aru Muin Sogalrey, Ketua DPRD Udin Belsigaway, Forkopimda, Ketua MUI.
Bupati Johan Gonga dalam sambutannya menjelaskan bahwa mesjid merupakan tempat suci bagi umat islam, atau tempat di mana umat muslim melakukan ibadah sholat.
Dikatakan, masjid juga dapat berfungsi sebagai pusat pembinaan umat yang mengedepankan akhlak Nur kharimah serta kegiatan keislaman lainnya sesuai syareat yang di ajarkan dalam islam sebagai wadah dan wahana pembinaan umat dan peningkatan spiritualitas umat muslim.
Maka masjid lanjut Gonga, memiliki peranan yang sangat strategis dalam rangka penciptaan umat beragama bagi masyarakat yang rukun, aman dan damai dan tetap berlandaskan pada hubungan kemanusiaan yang hakikih.
Menurutnya, berdasarkan kodrat ilahiah dan pancasila sebagai ideologi bangsa yang mengatur hubungan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sesuai kaidah dan faedah Kebhinekaan iman setiap insan kepada Allah SWT Tuhan yang maha kuasa.
“Pembangunan masjid ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras panitia dan juga partisipasi dari berbagai pihak baik berupa pikiran, tenaga, material dan anggaran demi terselesaikannya masjid ini,” ucap Bupati.
“Semoga semua itu merupakan bukti kecintaan seluruh masyarakat desa samang dan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelesaian pembangunan masjid yang indah ini, untuk di manfaatkan sebagai fasilitas peribadatan atau baitulah atau tempat bersujud kepada Allah SWT sehingga dengan kecintaan dan keterkaitan hati semua umat muslim yang tak terpisahkan dengan masjid ini, kelak kita akan mendapatkan fasilitas dan perlindungan, keselamatan serta ridhonya Allah SWT,” sambungnya lagi.
Gonga menambahkan, disaat tiba harinya pembalasan terhadap apa yang telah kita perbuat selama masih berada di dunia ini, dan hanya dengan amal jariah, seperti membangun masjid akan menjadi penolong bagi kita nanti.
Dia menuturkan, Membangun struktur sebuah masjid sangatlah membutuhkan waktu yang cukup lama serta menyerap banyak daya dan dana yang memadai di mana saat pembangunan masjid ini dilaksanakan.
Lanjut dikatakan, sudah barang tentu menimbulkan ketersinggungan satu sama lain baik itu secara pribadi maupun kelompok yang mungkin belum terselesaikan sampai dengan di mana hari ini masjid ini di resmikan.
Untuk itu melalui momentum peresmian masjid ini atas nama pribadi dan keluarga serta pemerintah daerah kami mohonkan agar kiranya perselisihan-perselisihan, perbedaan-perbedaan pendapat dan pikiran dapat di jernihkan sebagai wujud solidaritas dan ketaqwaan kepada Allah SWT. dengan saling maaf-maafan, sebagai orang basudara untuk nantinya memasuki hari raya qurban atau hari raya haji yang tinggal beberapa hari lagi.
“Perbedaan diantara umat beragama di desa samang ini, telah bersatu kembali dan inilah salah satu bentuk implementasi pengorbanan, sebagaimana yang di contohkan oleh nabi Allah Ibrahim dan Ismail di masa lampau. mereka ikhlas berkorban atas perintah Allah dan kita yang hidup saat ini juga harus mampu berkorban untuk saling memaafkan dan saling tolong menolong satu dengan yang lainnya untuk suatu kebaikan yang diridhoi Allah SWT,” tandas Bupati Gonga.
Kini harapan jamaah di desa samang untuk memiliki masjid yang representatif dapat menampung jamaah yang memadai untuk beribadah telah terjawab.
“Saya berharap masyarakat dan umat di desa samang dapat memanfaatkan dengan baik bangunan rumah Allah ini sebagai fasilitas perjumpaan dengan sang khalik dengan cara menjaga, merawat serta memelihara dan meningkatkan iman agar selalu merupakan simbol keagamaan yang suci dan terjaga dari berbagai tindakan yang tercela juga dengan memanfaatkan masjid ini,” harap Bupati.
Diharapkan pembinaan umat dapat di hidupkan terus dalam masjid ini yang pada gilirannya menciptakan sumber daya manusia yang berbudi pekerti, yang relevansinya dan di harapkan dapat mendukung program-program pemerintah daerah dalam bidang keagamaan dan pembinaan umat beragama.
“Kami apresiasi dan menyampaikan rasa kebanggaan kepada panitia dan seluruh komponen masyarakat yang telah membantu terselesaikannya pembangunan masjid ini. pemerintah daerah membuka diri untuk mendukung kegiatan-kegiatan di desa samang ini, khususnya yang berkaitan dengan bidang keagamaan,” terang Bupati Johan Gonga.






