Antisipasi Korona, Tim Gustu Aru Periksa Satu Orang ABK

oleh -
oleh

Dobo, BeritaJar.com: Guna mengantisipasi virus korona masuk di Kepulauan Aru, tim gugus tugas (Gustu) penanganan pencegahan Covid-19 Kepulauan Aru memeriksa kesehatan dengan melakukan Rapid Test terhadap salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM. Putra Afra Rizki  atas nama Rusli (46) saat tiba di Dobo, Selasa (16/06).
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, kapal nelayan tersebut digiring merapat ke pelabuhan perikanan pantai Blakang Wamar. Kemudian, petugas dengan baju alat pelindung diri (APD) lengkap tersebut naik di atas kapal dan memeriksa kondisi ABK tersebut, selanjutnya diambil sampel darahnya guna memastikan apakah ada virus korona atau tidak.
“Setelah mendapat informasi dari salah satu pengurus kapal di sini (Dobo) bahwa ada seorang ABK di atas kapal yang sudah sekarat, maka itu kami langsung mengambil tindakan untuk datang mengecek kondisinya guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ucap salah satu juru bicara Tim Gustu Covid-19 Kepulauan Aru, Fredrik Hendrik di Dobo.
Lanjut dijelaskan, Pemeriksaan ABK Rusli tersebut karena memiliki gejala tenggorokan sakit,susah makan, susah minum dan batuk keluar darah. Maka tindakan yang di ambilnya itu di rapid test guna mengantisipasi masuknya wabah virus korona atau Covid-19 di Kepulauan Aru.
“Jadi tadi sesuai arahan dari Ketua Gustu dan Kadis Kesehatan, kami langsung mengambil tindakan dengan cara rapid test (Ambil sampel darah) ABK tersebut. Mudahan-mudahan besok hasilnya sudah bisa dapat,” katanya.
Hendrik menambahkan, Setelah hasilnya sudah keluar dan dikatakan baik (Sehat) maka kapal tersebut akan diberangkatkan.
“Saya minta supaya para abk kapal tidak boleh ada yang turun ke darat ya?,” katanya kepada para ABK KM. Putra Afra Rizki.
Menurut Hendrik, Sesuai ijin penangkapan yang mereka punya, kapal tersebut dari Jawa Timur langsung ke laut Arafura Maluku untuk melakukan pencarian.
“Akan tetapi saat keluar dari Probolinggo, salah satu ABK kondisinya drop dan tidak sadarkan diri, sehingga mereka kesini untuk meminta pertolongan kita. Menurut Pak Kep KM. Putra Afra Rizki ABK tersebut di duga mabuk karena miras saat melakukan pelayaran,” ungkapnya.
Dirinya juga mengaku, para ABK KM. Putra Afra Rizki saat keluar dari Probolinggo Jawa Timur telah mengantongi hasil bebas Covid-19 (PCR) dari daerah asal sehingga kita tidak perlu kuatirkan.
“Mereka telah mempunyai dokumen kesehatan bebas Covid-19 jadi tidak ada masalah,” jelas Hendrik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai Dobo, Ali Taleka mengatakan, untuk seluruh ABK KM. Putra Afra Rizki berjumlah 12 orang yakni 11 Abk satu Nakhoda. “Untuk sementara kalian (Para ABK) dilarang turun ke darat dan melakukan komunikasi  secara fisik dengan orang lain sampai dengan ada petunjuk lebih lanjut,” jelas Ali.

Untuk diketahui, tim Gustu yang terlibat yakni Kepala BPBD bersama 3 anggotanya, 3 Petugas Dinas Kesehatan, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Dobo  dan  2 anggota Polres Kepulauan Aru.

Usai melakukan pemeriksaan terhadap satu orang ABK KM. Putra Afra Rizki, Kapal tersebut langsung diperintahkan keluar dari pelabuhan dan jangkaran di laut.