Satu WNA Asal Francis dan 6 WNI Ditolak Turun di Dobo

oleh -
oleh
Satu WNA Asal Francis Ditolak Saat Turun di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Selasa (14/4/2020) Malam

Dobo, BeritaJar.com: Satu warga negara asing (WNA) asal Francis ditolak saat turun di pelabuhan Yos Sudarso Dobo.
Penolakan WNA tersebut bersamaan dengan penolakan terhadap enam penumpang perempuan asal Makasar yang akang dipekerjakan sebagai pramuria di salah satu karoke di Dobo.
Penolakan terjadi, Selasa malam (14/4) di pelabuhan Yos Sudarso dobo saat KM Ngapulu melakukan Embarkasi di dermaga.
Dari pantauan media ini, sekretaris TGPP kabupaten kepulauan Aru, Muhamad Djumpa sesaat sebelum KM Ngapulu sandar di dermaga menegaskan penumpang yang tidak memegang KTP Aru dilarang turun.
Penegasan Djumpa ini kemudian ditindak lanjuti oleh kepala PT. Pelni cabang dobo dengan menginformasikan ke kapal agar mereka yang tidak memiliki KTP Aru di larang turun di pelabuhan dan mendapat penjagaan ketat oleh petugas baik di kapal maupun di atas dermaga. Namun, WNA tersebut tetap turun dan terjadi adu mulut dengan petugas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan pihak imigrasi, WNA tersebut memiliki seluruh kelengkapan dokumen bahkan dirinya memiliki surat keterangan sehat dari kota Ambon setelah dirinya dikarantina 14 hari, selain itu surat keterangan dari pihak kesehatan kota Tual (karantina) serta surat keterangan dari kepolisian. Namun, tetap saja WNA tersebut ditolak di dobo.
Salah satu dokter yang bertugas di dermaga, Petrick akhirnya menjelaskan usai komunikasi dengan yang bersangkutan (WNA) bahwa dirinya sudah dinyatakan sehat dan ada surat yang di keluarkan pihak terkait, sehingga dirinya mempertanyakan alasan penolakan tersebut.
Adu mulut sekitar dua jam lebih, akhirnya WNA tersebut kembali di naikan ke kapal.
Sementara keenam penumpang asal Makasar tersebut, sempat diturunkan, namun ketika di ketahui buru bagasi, dan di laporkan ke pihak KP3 kemudian mereka diamankan sejenak dan di kembalikan lagi ke kapal.
Sehingga yang turun di dermaga Yos Sudarso Dobo tadi malam berjumlah 227 penumpang dewasa, anak 3 dan bayi 4.