Unit 2 Pniel Marbali Rayakan Paskah dengan Sederhana

oleh -
oleh
Persekutuan Unit 2 Pniel Jemaat GPM Sumber Kasih Marbali Berpose di Taman Paskah

Dobo, BeritaJar.com: Perayaan Pesta Paskah tahun ini diperingati dengan sederhana namun tidak mengurangi sukacita  dan maknanya oleh Jemaat  GPM Marbali Unit 2 Pniel.
Ketua Unit 2 Pniel, Tomy Wakim mengatakan bahwa paskah kali ini dilakukan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dengan mengusung tema “Yesus Bangkit! Percayalah dan Berjuanglah Membela Kehidupan”.
” Paskah tahun ini dilakukan berbeda dari sebelumnya, dikarenakan wabah corona yang masih menjadi momok di dunia termasuk Indonesia, memaksa semua pihak tidak mengadakan keramaian, termasuk juga gereja-gereja, baik itu gereja Kristen Protestan maupun gereja Katolik,” ucapnya kepada media ini, Sabtu (12/4/2020) dihari.
Menurut Wakim, sebagai umat Kristiani dan umat lainnya, tidak pernah terbayangkan menjadi seperti ini. Di sini iman kita diuji dan harus mampu menyangkal diri, pasrah, meyakini dan mengimani serta mengamini bahwa ini adalah rencana dan kehendak Tuhan, yang mau menyadarkan kita semua Tuhan itu ada dan berkuasa atas langit dan bumi serta segala isi ciptaanNya.
“Menjadi cerminan bagi kita ketika di beri kesempatan dan kebebasan untuk saling kunjung mengunjungi, bekerja, beribadah dan berdoa lakukanlah,” katanya.
Lanjut ditambahkannya, Belajar dari semua itu, sadar bahwa hidup ini adalah rahasia dan hanyalah sementara karena itu janganlah sia-siakan waktu dan kesempatan karena besok tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi.
“Di tengah kegalauan hati, tiada kepastian kapan berakhirnya Covid-19 ini, yang semakin meresahkan tapi kita diberi hikmat untuk tetap jaga diri, jaga hati, jaga jarak dan jaga komunikasi,” urai Wakim.
Untuk itu, kata Wakim Paskah adalah tanda kemenangan bagi umat Kristiani karena Yesus Kristus mengalahkan kematian untuk kehidupan.
Kebangkitan Yesus Kristus memberikan pengharapan iman kepada umat Kristiani bahwa ada kepastian hidup kekal setelah kematian jasmani.
“Kuncinya, di tengah kekalutan hati, hendaknya lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Jangan keraskan hati, jangan menjauh dariNya tetap pegang erat firman karena firmanlah yang akan menguatkan kita semua,” ungkap Wakim mengakhirinya.
Sementara Pantauan media ini, perayaan paskah di Unit 2 Pniel tidak dilakukan ibadah bersama karena di anjurkan oleh gereja dan Pemerintah Daerah untuk tetap beribadah di rumah masing-masing dikarenakan wabah virus Korona atau Covid-19 yang berbahaya ini.
Perayaannya kali ini juga sangatlah berbeda karena dengan adanya penyebaran Covid-19 mengakibatkan semua kegiatan mentradisi termasuk kegiatan yang disakralkan tidak dapat dilaksanakan.
Demikian juga dengan kegiatan yang setiap tahunnya mengadakan pawai sebagai refleksi iman harus terhenti. Dan mengharuskan kita merayakan dan beribadah Paskah bersama keluarga di rumah saja.
Sebelumnya, dilakukan perlombaan taman paskah untuk semua Unit yang ada di jemaat Gereja Sumber Kasih Marbali, tak terkecuali Unit 2 Pniel turut mengambil bagian itu, dan dilakukan penilaian oleh tiga orang dewan juri dari jemaat tersebut.