Dobo, BeritaJar.com: Pencarian satu orang ABK KM Sanjaya 33 bernama Ari Wibowo yang hilang beberapa hari lalu di perairan pulau Trangan Kecamatan Aru Selatan masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan.
Hingga hari keempat ini, Tim SAR gabungan melakukan pencarian di lokasi tenggelam KM Sanjaya 33 dan lokasi sekitarnya baik melalui Tim laut maupun udara, belum membuahkan hasil (Nihil).
Untuk itu direncanakan, Besok (Kamis,19/3) akan dilakukan penyelaman di titik KM Sanjaya 33 tenggelam.
Hal tersebut di sampaikan Kepala Basarnas Ambon, Muslimin dalam konfrensi pers, Rabu (18/3/2020) di depan posko pencarian usai menerima korban selamat dari tim evakuasi
Dikatakan Muslimin, besok ada enam personil terdiri dari dua anggota Polres Aru, dua anggota Lanal Aru dan dua personil dari pihak perusahan.
Mereka akan melakukan penyelaman di lokasi bangkai kapal guna mencari satu ABK KM Sanjaya 33 (Ari Wibowo) yang hingga pencarian hari keempat belum ditemukan.
Disamping itu dirinya juga menambahkan, untuk proses pencarian hari kelima besok hari, akan di fokuskan pada penyelaman di bangkai kapal guna mencari satu korban KM Sanjaya 33, Ari Wibowo
yang mungkin saja berada dalam bangkai kapal
“Pencarian besok akan dilakukan pencarian lagi mulai pukul 07.00 Wit. Dengan titik lokasi pencarian yang akan di lakukan penyelaman pada bangkai kapal,” kata Muslimin.
Sementara ketiga belas ABK KM Sanjaya 33 yang selamat telah tiba di Dobo dan diterima oleh Kapala Basarnas Ambon dan langsung diserahkan kepada pihak perwakilan perusahaan serta disaksikan oleh, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Sahatro Silaban, Kadishub Edwin Patinasarany, Kepala BPBD Aru Fredrik Hendrik dan Kepala UPP Klas III Dobo Muhammad Amali Katjo.
“Ketiga belas ABK KM Sanjaya 33 ketika kita terima langsung kita bawah ke RSUD Cenderawasih Dobo guna menjalani perawatan medis,” ungkap Kepala Basarnas Ambon.
Selain itu, Muslimin menjelaskan, jumlah ABK yang ikut berlayar hanya 14 orang, memang dalam manifes itu 15 orang ABK, namun salah satu ABK sakit sehingga 14 orang saja yang ikut berlayar.
“Jadi bukan 15 ABK yang berlayar, manivesnya aja yang 15, berlayar 14,” ujarnya.








