Melalui Kerja Keras Jemaat GPM Dobo,Gedung Gereja Eden Akhirnya Diresmikan

oleh -
oleh

Dobo, Tribun Aru: Melalui kerja keras seluruh warga jemaat GPM Dobo, Penitia Pembangunan Gereja, Para Tukang, serta dukungan yang baik dari semua pihak maka pembangunan Gedung Gereja Eden tersebut dapat diresmikan pada Kamis, (9/01/2020) bertempat di Lokasi Gereja Eden, jl. Blakang dewan lama (Kompleks Wara), Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau² Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.

Peresmian tersebut diawali dengan Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung Gereja Eden Oleh Ketua Majelis Pekerja Harian Sinode GPM dan Bupati Kepulauan Aru dan ditandai Penekanan Tombol oleh Bupati Kepulauan Aru serta pengguntingan Pita oleh Ketua PKK Kabupaten Kepulauan Aru.

Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode GPM Pdt. A. J. S. Werinussa, M.Si menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru yang mana atas doa dan dukungannya sehingga gedung gereja sudah boleh ditahbiskan di saat ini.

“Harapan kami sebagai pimpinan agar hubungan dan kerja sama terus dijaga dan dibina selalu serta kepada semua pihak yang turut dalam mengerjakan rumah Tuhan ini, kami sebagai manusia biasa hanya biasa berikan doa semoga semuanya diberikan kesehatan dan kemuliaan dari pada -NYA selalu,” ucapnya.

Sementara Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga mengajak kita untuk menyatakan rasa terima kasih kita kehadiran Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas Kasih dan Kemurahan-Nya kita semua dituntun dan dijaga hingga ditepian waktu ini,dalam irama pergumulan Umat Tuhan di Jemaat GPM Dobo , dalam Akta Penthabisan dan Peresmian Gedung Gereja Eden dalam keadaan sehat-walafiat.

Menurutnya, Pembinaan dan pembangunan, di bidang agama, mempunyai kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual, yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Hal ini lanjut Gonga, memberi penekanan bahwa manusia sebagai subyek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan
keserasian hidup,antara manusia satu dengan yang lainnya, di dalam masyarakat dan dengan alam lingkungannya, serta dengan Sang penciptaNya, Yang pada gilirannya,menjadi kekuatan efektif, bagi keberhasilan pembangunan baik secara materiil maupun spiritual.

Disamping itu, kondisi ini juga menjadi modal utama, dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama. Karena dengan terciptanya kerukunan antar umat beragama tentunya akan semakin meningkatkan peran serta dalam pembangunan bangsa, termasuk dalam upaya mengatasi krisis ekonomi, krisis budaya dan juga krisis moral yang kita alami sekarang ini.

“Atas nama pemerintah daerah saya ucapkan selamat dan sukses, kepada Majelis dan Jemaat GPM Dobo yang telah berhasil menyelesaikan bangunan gereja yang baru ini, tentunya hal ini merupakan perjuangan yang luar biasa dengan dukungan dari berbagai pihak, sehingga bangunan ini bisa selesai,” ucap Johan Gonga.

Bupati juga mengatakan, dengan adanya pembangunan gedung gereja yang baru ini, adalah satu wujud nyata keberhasilan pembangunan di bidang keagamaan, serta semakin mengokohkan tekad Kebhinekaan kita walaupun berbagai etnis dan agama di Kabupaten Kepulauan Aru, tentunya mengharapkan satu tujuan yakni membangun negeri Jargaria Sarkwarisa yang kita cintai ini.

” Pembangunan Gedung Gereja ini , tentunya membutuhkan pengorbanan baik pikiran, waktu, tenaga maupun biaya. Hal ini sampai terjadi dalam semua proses pembangunan, namun tidak kita pungkiri bahwa dari semua proses panjang yang kita jalani dalam pembangunan Rumah Tuhan ini, ada searah keberkahan dan nikmat yang kita dapatkan, setelah kita menatap Gedung Gereja yang megah ini,maka terasa terbayar sudah beban, amarah dan konflik pendapat ,yang telah kita lewati, ungkap Bupati.

Lanjut dikatakannya, Setelah gedung Gereja yang baru ini berdiri, tantangan selanjutnya yaitu bagaimana kita bersama, bisa menghadirkan tempat yang baik dan layak untuk beribadah oleh seluruh umat, Karena itu tantangan panggilan umat untuk beribadah adalah sebuah pergumulan berat yang mesti kita sikapi secara konsep Iman dalam tanggung jawab peningkatan Catur Panggilan Gereja.

” Marilah kita galahkan kesadaran “Ayo Ke Gereja” yang merupakan kebutuhan hakiki dari hakikat kekristenan yang mumpuni. Hal ini secara sadar, kita gaunkan agar konsep pembangunan Iman, bukan
hanya dilihat dari megahnya bangunan saja, tetapi lebih dari itu, pembangunan yang sesungguhnya adalah identitas kita yang menjadi gereja yang hidup, untuk menghadirkan pemulihan hidup bagi banyak orang,” tandas Bupati Gonga.

Mengakhiri sambutannya, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Majelis Pekerja Harian Sinode Gereja Protestan Maluku, bersama semua Aparat Pelayanan Gereja di tingkat Klasis dan Jemaat, terkhusunya Klasis Pulau-Pulau Aru dan Jemaat GPM Dobo, atas kemitraan dan kerja sama yang telah di bangun dengan baik.

“Segala kontribusi doa, ide dan pikiran terhadap pelayanan publik dan Pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Aru, semoga di berkati oleh Tuhan Kita Yesus Kristus ,yang mengutus kita bersama dalam melaksanakan tugas menanam dan menyiram di Bumi Seribu Pulau, terkhususnya di Bumi Jargaria Sarkwarisa tercinta,” ucapnya.
(Koko Kilikily)