Sepekan Dobo Diselimuti Asap Tebal, Ternyata Ini Pemicunya

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Sudah lebih dari satu pekan terakhir, Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru diselimuti kabut asap tebal yang diduga merupakan kiriman dari kebakaran hutan di luar pulau.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Aru, Fredy Hendrik dan Kepala BPBD Aru, Berthy Imuly saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

“Cuaca buruk akibat diselimuti kabut dan asap yang dialami wilayah Kepulauan Aru akibat dari kiriman asap dari kebakaran di Papua,” ungkap Fredy Hendrik melalui hubungan telepon selulernya.

Hal senada disampaikan Kepala BPBD Aru, Berthy Imuly. Ia menyebut, kondisi berkabut dan berasap memang sudah terjadi beberapa pekan terakhir di seluruh wilayah Kepulauan Aru.

“Memang benar sudah beberapa pekan ini kondisi cuaca Aru secara umum berkabut dan asap. Kondisi ini akibat dampak dari kebakaran yang terjadi di Nabire dan Merauke, maupun sebagian dari Buru dan Seram,” katanya.

Imuly merinci, dampak asap dari wilayah Seram dan Buru tergolong kecil. Dampak terbesar berasal dari kebakaran besar yang terjadi di Papua, khususnya di wilayah Nabire dan Merauke.

Meski suhu udara akibat kiriman asap tersebut masih dalam kategori sedang, BPBD mengaku tetap waspada terhadap potensi dampak kesehatan bagi masyarakat.

“Sampai saat ini suhu udara masih dalam kondisi sedang, namun kami tetap waspada kemungkinan dampak kesehatan. Memang kita belum lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kemungkinan dampak cuaca ini terhadap kesehatan seperti ISPA atau lainnya,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi awal, BPBD Aru telah melakukan pembagian masker gratis kepada warga dalam Kota Dobo sejak pekan kemarin.

“Terkait pencegahan dini terhadap kondisi cuaca ini, sampai saat ini belum ada koordinasi dengan Dinas Kesehatan, tapi kita sejak pekan kemarin sudah lakukan pembagian masker gratis kepada warga masyarakat dalam Kota Dobo,” pungkas Imuly.