Dobo, Beritajar.com: SD Inpres 4 Dobo melaksanakan registrasi ulang bagi calon murid baru yang dinyatakan lolos melalui jalur domisili, mutasi, dan afirmasi. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), karena menentukan status calon peserta didik untuk resmi diterima sebagai murid pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Registrasi dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIT di SD Inpres 4 Dobo dengan menghadirkan orang tua atau wali bersama calon murid. Seluruh peserta diwajibkan membawa dokumen administrasi yang telah ditentukan oleh panitia sebagai syarat registrasi ulang.
Adapun berkas yang harus dilengkapi meliputi tiga lembar fotokopi akta kelahiran, tiga lembar fotokopi kartu keluarga, surat keterangan domisili yang diterbitkan oleh RT/RW, tiga lembar pas foto berseragam SD berlatar merah ukuran 3×4, serta satu lembar meterai Rp10.000. Selain itu, calon murid juga wajib hadir secara langsung saat proses registrasi berlangsung.
Ketua Panitia Penyelenggara SPMB SD Inpres 4 Dobo, Johana Ratuanik, dalam arahannya mengingatkan seluruh orang tua agar memperhatikan kelengkapan dokumen sebelum datang ke lokasi registrasi.
Ia berharap proses pemberkasan dapat berjalan lancar tanpa kendala administrasi sehingga seluruh calon murid yang telah dinyatakan lolos dapat segera ditetapkan sebagai peserta didik baru.
“Registrasi ulang ini merupakan tahapan yang sangat penting. Karena itu kami mengharapkan kerja sama orang tua untuk melengkapi seluruh persyaratan administrasi dan hadir bersama calon murid agar proses verifikasi berjalan dengan cepat dan tertib,” ujar Ratuanik.
Selain menyerahkan berkas, orang tua juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran ulang serta menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai bagian dari proses administrasi penerimaan murid baru.
Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut, dirinya menegaskan bahwa registrasi ulang menjadi penentu diterima atau tidaknya calon murid sebagai peserta didik di SD Inpres 4 Dobo.
Oleh sebab itu, seluruh orang tua diminta tidak mengabaikan jadwal yang telah ditetapkan dan memastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan ketentuan.
Melalui pelaksanaan registrasi yang tertib dan transparan, pihaknya berharap proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar serta menghasilkan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh calon peserta didik dan orang tua.






