Pastikan Keselamatan Mudik Lebaran 2026, UPP Dobo Siapkan Armada Gratis dan Pengawasan Ketat

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo memastikan kesiapan angkutan laut untuk melayani arus mudik Lebaran 1447 H.

Hingga Rabu (18/3/2026), situasi di Pelabuhan Dobo terpantau aman dan terkendali, meski mulai terjadi peningkatan jumlah penumpang yang memanfaatkan program mudik gratis.

Kepala Kantor UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, SE

Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, menyatakan bahwa pengawasan intensif dilakukan terhadap proses embarkasi dan debarkasi, termasuk pada KM Lobster yang mengangkut sekitar 300 lebih penumpang pada Rabu pagi.

“Arus mudik sampai hari ini belum menunjukkan lonjakan yang terlalu menonjol. Namun, kami tetap melakukan pengawasan ketat terhadap kapal-kapal yang ada, termasuk kapal rakyat rute Pelabuhan Benjina, untuk memastikan tidak ada over capacity,” ujar Ruswan di ruang kerjanya.

Ruswan juga menegaskan bahwa aspek keselamatan pelayaran adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Pihaknya mewajibkan setiap nakhoda memastikan ketersediaan alat keselamatan dan tidak mengangkut penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan.

Selain kelaikan kapal, faktor cuaca menjadi penentu utama dalam pemberian izin berlayar. “Kami selalu berkoordinasi mengenai perkembangan cuaca. Prinsip kami, pelayanan kepada masyarakat harus tetap mengutamakan mitigasi risiko dan keselamatan jiwa,” tambahnya.

Kesiapan Sabuk Nusantara 32

Untuk mendukung mobilitas warga ke wilayah Utara, kapal Sabuk Nusantara 32 dijadwalkan berangkat menuju Pelabuhan Marlasi pada Kamis (19/3) pagi.

Ruswan memastikan armada tersebut dalam kondisi siap (ready), termasuk ketersediaan BBM yang telah dikoordinasikan dengan Pertamina Cabang Dobo.

Program ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara UPP Kelas III Dobo dengan Pemerintah Daerah Kepulauan Aru. Sinergi ini bertujuan agar masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman dapat terakomodasi dengan baik.

“Untuk arus balik, masyarakat tidak perlu khawatir. Kapal Sabuk Nusantara memiliki siklus trayek 14 hari, sehingga warga yang mudik ke kampung akan dijemput kembali sesuai jadwal untuk kembali ke Kota Dobo,” jelasnya.

Koordinasi Lintas Sektor

Dalam operasional di lapangan, UPP Dobo tidak bekerja sendiri. Mereka membangun koordinasi intens dengan berbagai pihak terkait, mulai dari KP3 Pelabuhan Yos Sudarso, Polairud, Dinas Perhubungan, hingga tim SAR, guna mengantisipasi segala kemungkinan lonjakan penumpang dan gangguan keamanan di area pelabuhan.