Dobo, Beritajar.com: Suasana hangat dan penuh tawa menyelimuti Dusun Marbali, desa Wangel Kecamatan Pulau-Pulau Aru, saat Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., hadir langsung meninjau hasil pengerjaan sumur bor program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kepulauan Aru, Rabu (11/3/2026).
Meski sempat terkendala cuaca buruk saat penerbangan dari Ambon, Pangdam mengaku bahagia bisa bertatap muka langsung dengan warga.
Dalam sambutannya, Pangdam menyoroti perubahan signifikan bagi rutinitas “Mama-mama” di Marbali yang kini tak perlu lagi bersusah payah memikul jeriken air.
Pangdam mengakui tantangan kontur tanah di Marbali cukup unik. Saat mencoba air perdana, ia mencium sedikit aroma khas tanah, namun optimis kualitasnya akan membaik seiring pergantian musim.
“Kalau untuk mandi dan cuci, ini sangat aman. Tapi kalau untuk minum, jika rasanya belum pas, jangan dipaksakan dulu,” pesan Pangdam kepada warga.
Menurutnya, dengan hadirnya sumur ini, beban harian sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Marbali kini teringan. Pangdam mengingatkan agar fasilitas ini dijaga bersama.
“Tolong dirawat baik-baik. Jangan sampai pipanya patah atau tandonnya rusak. Ini milik kita semua, kalau rusak kita sendiri yang repot,” tegas Pangdam Pattimura.
Momen paling menarik adalah saat Pangdam mencairkan suasana dengan kelakar khasnya mengenai citra TNI. Ia meminta masyarakat tidak perlu merasa takut atau sungkan kepada para prajurit yang bertugas.
“Bapak Ibu tidak usah takut, tentara ini cuma bajunya saja yang seram. Tapi hatinya? Hatinya seperti Putri Salju, baik sekali! Kami hanya galak sama musuh, kalau dengan masyarakat, kami adalah pengayom,” pungkasnya disambut tawa haru warga.
Kerja bakti antara Satgas TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI di wilayah Maluku, memastikan negara hadir hingga ke pelosok dusun demi kesejahteraan rakyat.







