Dobo, Beritajar.com: Gedung bertingkat SD Negeri 1 dan 2 Dobo yang telah menjadi ikon pendidikan di Kota Dobo, Ibukota Kepulauan Aru selama puluhan tahun, akhirnya mulai dibongkar pada Selasa (10/03/2026).
Alat berat jenis excavator mulai meruntuhkan tembok-tembok kusam nan retak, menandai akhir dari era pendidikan di gedung sekolah yang telah berusia tua ini.
Langkah drastis ini diambil pemerintah daerah bukan tanpa alasan. Gedung sekolah bertingkat yang telah berdiri puluhan tahun tersebut kini resmi “dipensiunkan” demi menjamin keselamatan publik.
Kondisi fisik bangunan yang sudah termakan usia menjadi alasan utama di balik pembongkaran ini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, struktur beton bangunan tersebut telah mengalami pelapukan serius. Keretakan menjalar di hampir seluruh dinding, sementara penyangga plafon nampak mulai lapuk, menciptakan suasana mencekam bagi siapa saja yang berada di dekatnya.
“Gedung ini sudah sangat tua. Struktur tulangannya sudah tidak lagi kokoh untuk menopang beban bangunan bertingkat. Membiarkannya tetap berdiri sama saja dengan menunggu musibah,” ujar salah satu karyawan di lokasi pembongkaran.
Situasi diperparah dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Dobo dan sekitarnya belakangan ini. Angin kencang serta curah hujan tinggi dikhawatirkan dapat memicu keruntuhan mendadak.
Mengingat lokasi sekolah berada tepat di sisi jalan yang menjadi jalur utama mobilitas warga, risiko keselamatan jiwa menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar lagi. Warga yang sering berlalu lalang di area tersebut sebelumnya kerap merasa was-was.
“Kalau lewat sini saat angin kencang, kami selalu takut ada material yang jatuh. Syukurlah hari ini akhirnya dibongkar,” ungkap salah seorang warga Dobo kepada media ini.
Proses pembongkaran yang dimulai sejak pagi tadi berlangsung dengan pengawalan ketat. Arus lalu lintas di sekitar Jl. Kapitan Maliongi sempat dialihkan sementara guna menghindari debu bangunan dan serpihan material yang berisiko mengenai pengendara.
Terpantau, operator excavator bekerja secara presisi merubuhkan bagian per bagian, dimulai dari sisi atas bangunan bertingkat tersebut untuk memastikan arah jatuhnya material tidak mengarah ke jalan raya.
Meskipun menyisakan kenangan bagi ribuan alumni yang pernah menimba ilmu di sana, pembongkaran SD Negeri 1 dan 2 Dobo ini dipandang sebagai langkah awal menuju pembaruan infrastruktur pendidikan yang lebih modern dan aman di Kepulauan Aru.
Pemerintah diharapkan segera merealisasikan rencana pembangunan gedung baru yang lebih representatif, sehingga proses belajar mengajar nantinya tidak hanya berlangsung nyaman, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar.






