Dobo, Beritajar.com: Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD, Kolonel Inf M. Latupono, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1503/Tual di wilayah kerja Koramil 1503/03 Dobo, Rabu (04/03/2026).
Didampingi Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim dan Danramil 1503/03 Dobo Kapten Inf Bakri Renhoat, Kolonel Latupono melakukan maraton peninjauan di beberapa titik vital, mulai dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengeboran sumber air bersih (Sumur Bor), Kebun Ketahanan Pangan, hingga pembangunan Kedai KDKMP di Desa Durjela.
Dalam keterangannya di lokasi RTLH Jalan Pertamina Km 6, Kelurahan Siwalima, Kolonel Inf M. Latupono menegaskan bahwa program TMMD ini merupakan kebijakan prioritas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kodam di Indonesia.
“TMMD ke-127 ini bersifat nasional. Fokus kami adalah memastikan program ini berjalan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di wilayah Kepulauan Aru ini,” ujar Kolonel Latupono.
Menyadari tantangan geografis Kepulauan Aru, Kolonel Latupono menyoroti kendala cuaca dan ketersediaan material yang harus didatangkan dari luar daerah di tengah musim ombak. Namun, ia mengapresiasi langkah taktis yang diambil oleh Dansatgas TMMD.
“Cuaca saat ini kurang bersahabat dan material harus didatangkan dari luar daerah. Saya sudah instruksikan Dandim untuk mengakali hal ini, salah satunya dengan penambahan personel. Progres material sendiri sudah mencapai 90%,” jelasnya.
Sebagai solusi menghadapi curah hujan tinggi, ia memberikan arahan teknis agar pemasangan atap bangunan diprioritaskan lebih awal.
“Strateginya adalah atap dipasang dulu. Dengan begitu, meski hujan turun, anggota Satgas tetap bisa bekerja di bagian dalam, baik siang maupun malam hari,” tambah Kolonel Latupono.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, Tim Wasev menyatakan bahwa seluruh pekerjaan fisik telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diajukan. Untuk program RTLH, TNI membangun rumah tipe 36 (6×6 meter) yang diharapkan dapat mengubah taraf hidup penerima manfaat.
“Pekerjaan sangat sesuai dengan RAB. Kami berharap rumah-rumah ini menjadi hunian yang layak dan bermanfaat bagi masyarakat Aru yang membutuhkan,” harapnya.
Menutup kunjungannya, Ketua Tim Wasev berpesan kepada seluruh personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD agar tetap menjaga semangat dan soliditas. Ia menekankan pentingnya dedikasi sebagai abdi negara dalam merampungkan program ini tepat waktu demi kepentingan rakyat.






