Ambon, Beritajar.com: Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan Ops SAR terhadap seorang nelayan yang hilang kontak saat melaut di sekitar perairan Tanimbar Kei, Maluku Tenggara, Selasa (8/7/2025).
Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arafah menyampaikan bahwa sejak pukul tujuh pagi, sebanyak tiga SRU dibagi untuk memperluas area pencarian hari keempat diantaranya SRU 1 yakni RIB Pos SAR Tual bergerak melakukan pencarian arah Barat Tanimbar Kei sejauh -+32Nm.
Kemudian SRU 2 yakni longboat masyarakat bergerak melakukan penyisiran arah Barat Laut Tanimbar Kei sejauh -+24 Nm.
Selanjutnya disusul SRU 3 longboat masyarakat bergerak melakukan pencarian korban sejauh -+15 Nm arah Barat Daya Tanimbar Kei.
Upaya pencarian korban yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, kata Arafah hingga sore hari belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Olehnya Tim SAR Gabungan kemudian menghentikan sementara Ops pencarian dan akan dilanjutkan Ops SAR hari kelima esok pagi. (Rabu, 9/7).
“Upaya pencarian korban yang di lakukan Tim SAR Gabungan pada hari keempat ini hingga sore hari belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Ops SAR hari kelima akan dilanjutkan pada besok pagi,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya, korban atas nama Saleh Masahida dilaporkan hilang kontak saat melaut disekitar Perairan Tanimbar Kei sejak tanggal 3 Juli 2025. Laporan tersebut pertama kali diteruskan oleh Bapak Ucu pada tanggal 5 Juli sekitar pukul 13.30 wit. Dalam laporan tersebut pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian namun belum berhasil dan meminta bantuan SAR.
Setelah dilakukan Ops SAR sejak hari pertama hingga hari ketiga kemarin, korban belum berhasil ditemukan. “Ditengah pencarian korban pada cuaca yang kurang bersahabat ini Kami berdoa agar Tim Gabungan diberikan kelancaran dan dihari kelima besok korban berhasil ditemukan dan bisa segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan,” ujar Kabasarnas Ambon.






