Bupati Aru Buka Sosialisasi Proper “Si Bini Baru”

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga membuka Sosialisasi Proyek Perubahan (Proper) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXIV Tahun 2024, Jumat (13/09) bertempat di aula BPKAD lantai II.

Salah satu Inovasi yang diperkenalkan adalah Strategi Implementasi Bina Inovasi Pembangunan Aru atau “Si Bini Baru” oleh Reformer Kepala Dinas Kominfo Kepulauan Aru, Armand Walay, S.Pi., M.Ec.Dev.

Bupati Gonga dalam sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi ini adalah bagian penting dari upaya kita untuk mendorong pertumbuhan inovasi di tingkat daerah.

Dikatakan, perkembangan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan kita untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi berbagai zaman.

“Inovasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan mutlak untuk memastikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita,” ucapnya.

Pemerintah kabupaten Kepulauan Aru, kata Gonga memiliki peran yang strategis dalam menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung. “Dalam hal ini, kami berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi dan masyarakat. Kita harus mampu menciptakan solusi yang kreatif dan inovatif, baik di bidang pelayanan publik, pengelolaan sumber daya, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gonga.

Melalui acara Sosialisasi “Si Bini Baru” ini, bupati berharap kita semua bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya inovasi dalam konteks pembangunan daerah.

Inovasi tidak hanya datang dari teknologi canggih, tetapi juga dari bagaimana kita menemukan cara-cara baru untuk mengelola sumber daya secara efektif dan efisien.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah awal yang penting dalam membangun kesadaran dan menumbuhkan budaya inovasi di daerah Kabupaten Kepulauan Aru,” katanya.

Dengan adanya sosialisasi ini, bupati berharap seluruh pimpinan organisasi daerah (OPD) beserta ASN, dapat berperan aktif di dalam menginisiasi dan mengimplementasikan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Mari kita bersama-sama mendorong terciptanya berbagai program inovasi di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan. Dengan semangat inovasi, saya yakin kita dapat membawa daerah kita menuju masa depan yang lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera,” papar Gonga.

Diakhir sambutannya, dirinya mengucapkan terima kasih kepada saudara Sekda selaku mentor dan peserta PKN II tahun 2024 serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus berinovasi demikian kemajuan daerah yang kita cintai,” pintah Gonga.

Sementara itu, Sekda Aru, Jacob Ubyaan selaku mentor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten 2 Setda, Fredi Gaite menyampaikan, Indeks inovasi daerah merupakan alat ukur yang digunakan oleh pemerintah untuk menilai sejauh mana sebuah daerah melakukan inovasi di berbagai sektor seperti pelayanan publik, tata kelola pemerintahan serta pengembangan ekonomi dan sosial.

Berdasarkan data dari Kemendagri tahun 2023, bahwa Kabupaten Kepulauan Aru mendapatkan penilaian indeks inovasi daerah sebesar 8,40 dengan kategori kurang inovasi.

“Hal ini yang mendorong saya sebagai mentor memberikan masukan dan saran kepada peserta PKN II tahun 2024, agar mengambil judul yang kiranya dapat bermanfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat, dan tentunya dapat meningkatkan indeks inovasi Kabupaten Kepulauan Aru ke depan,” pintahnya.

Ubyaan bilang, Si bini baru yang akan disosialisasikan pada hari ini adalah wujud dari komitmen kita secara bersama untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan perencanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Aru,

Melalui inovasi yang lebih efektif dan berkelanjutan, Proyek ini dirancang dengan mempertimbangkan karakteristik lokal, tantangan yang dihadapi serta potensi besar yang dimiliki oleh daerah Kepulauan Aru.

“Sebagai mentor, Saya mengamati bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada dukungan pimpinan OPD dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak-pihak terkait,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kadis Infokom Kepulauan Aru, Armand Walay selaku Reformer dalam paparannya menjelaskan bahwa pentingnya sebuah proyek perubahan bagi sebuah daerah.

“Saat ini atas izin dan saran dari mentor, saya akan mencoba untuk menyampaikan judul Strategi Implementasi Bina Inovasi Pembangunan Aru “Si Bini Baru” , urainya.

Selain itu ditambahkan, Berdasarkan Keputusan Mendagri Negeri Nomor 400.10.187 tahun 2023 tentang indeks inovasi daerah, provinsi, kabupaten dan kota tahun 2023, dimana kabupaten Kepulauan Aru mendapatkan penilaian indeks inovasi daerah sebesar 8,40 dengan katagori kurang inovatif.

“Ditingkat Provinsi Maluku, Kabupaten Kepulauan Aru pada posisi yang ke-9 dengan skor sebesar 8,40 dengan katagori kurang inovatif, sehingga dengan alasannya inilah saya mengambil judul Proper Si Bini Baru,” tandas Walay.