Dobo, BeritaJar.com: Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga resmi melepaskan 49 Jama’ah Calon Haji (JCH) Tahun 1445 H /2024 asal Aru, Jumat (31/05) di Aula Sarkwarisa.
Pelepasan JCH dihadiri Wakil Bupati Muin Sogalrey, Forkompinda Aru, Sekda Aru dan Kepala Kantor Kementrian Agama Kepulauan Aru serta tamu undangan lainnya dengan Tema ” Ibadah Haji Sebagai Napaktikas Kehidupan Membangun Kesadaran Hidup Yang Hakiki”.
Bupati Johan Gonga dalam sambutannya mengatakan bahwa Ibadah haji merupakan rukun islam yang kelima, yang dilaksanakan oleh setiap umat Muslim.
“Mari kita syukuri nikmat ini, karena bapak dan ibu menjadi orang pilihan sebagai tamu Allah untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini,” ucapnya .
Dikatakan, menunaikan ibadah haji bukan untuk dipuji orang lain atau hanya mencari gelar saja di tanah suci, tetapi didorong oleh kuatnya keimanan dan ketaqwaan kepada allah SWT.
Untuk itu, ibadah haji hendaknya akan bermuara pada perubahan perilaku, tidak hanya menjadi lebih baik bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain, daerah dan negara.
Mengingat lanjut Gonga, kesemua bentuk ibadah haji berakhir pada kontrak atau perjanjian. Kita sebagai makhluk Allah sebagai sang pencipta, untuk berhenti dan meninggalkan segala sifat dan tabiat yang tidak baik yang pernah kita kerjakan sebelumnya.
Pada momen tersebut, Gonga berpesan kepada peserta JCH agar memperhatikan kesehatan, karena kesehatan menjadi penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, para jama’ah membutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima.
“Untuk itu diharapkan kepada para jama’ah calon haji agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas apabila ada sesuatu yang mengganggu kesehatan,” pesannya.
Bupati dua periode ini berharap para jamaah agar tetap khusyuk dalam beribadah selama di tanah suci. Tinggalkan semua pemikiran tentang keluarga, harta dan permasalahan lainnya dan teguhkan hati demi kekhusyukan beribadah dan menjalani ritual ibadah haji, semata mengharapkan Ridho Allah SWT.
“Saya juga berharap kepada para jamaah, ketika sudah berada di tanah suci Makkah, agar tidak lupa mendoakan daerah kita dan mendoakan masyarakat Aru, supaya dilimpahkan rahmat dan keberkahan hidup oleh Allah SWT, serta dilimpahkan rasa kebersamaan dan rasa Kesatuan dan Persatuan,” pungkas bupati Gonga berpesan.
Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kepulauan Aru, Hi. Hanafi Rumatiga S.Ag dalam laporannya menyampaikan jumlah jamaah calon haji Kepulauan Aru sebanyak 49 orang yang terdiri dari 23 laki-laki dan 26 perempuan.
“Dari 49 jamaah calon haji sebagaimana disebut diatas, 2 orang tanazul (pindah kloter) ke kloter 27 UPG atas nama Andi Tanri Ware dan Andi Nirmaladewi Bakri disebabkan karena kondisi kesehatan sehingga tidak bisa berangkat dari Dobo,” katanya.
Dijelaskan pula JCH asal Aru tergabung dalam kloter 32 Ujung Pandang yang merupakan kloter gabungan dari beberapa kabupaten di Maluku yakni Kabupaten Buru Selatan, Kota Tual dengan jumlah 181 jamaah.
Ditambahkan, Jama’ah Calon Haji asal Kepulauan Aru akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Waiheru Ambon sebagai embarkasi Haji Antara pada tanggal 03 Juni 2024 dan akan bertolak menuju bandara Makasar pada tanggal 4 Juni pukul 03.20 WIT. Dan selanjutnya terbang menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah pada pukul 08.10 WITA.
“Dan diperkirakan akan tiba di jeddah pada tanggal 04 Juni pukul 13.55 was dengan menggunakan pesawat Garuda dengan nomor flight ga. 1132,” jelas Rumatiga.
Sebagaimana diketahui, Jama’ah Haji asal Aru dengan usia termuda atas nama Agus Sarfandi yang berusia 22 tahun 7 bulan dan Jama’ah Haji dengan usia tertua atas nama Amo Janjan dengan usia 88 tahun 10 bulan.






