MBD, BeritaJar.com: Relawan dari tiga pulau besar yakni keterwakilan Relawan Pulau Kisar, Pula Leti dan Pulau Moa mendukung Drs. Hendrik Natalus Christian, MH untuk maju sebagai calon kepala daerah Maluku Barat Daya (MBD).
Hal ini diungkapkan Ketua Tim Relawan, Rikarson Abraham dalam keterangan pers, Jumat (26/04/2024) kepada Wartawan.
Dikatakan, dirinya bersama tim relawan tiga pulau besar ikut serta mengawal Drs. Hendrik Natalus Christian dalam pengambilan formulir pendaftaran bakal calon (balon) kepala daerah di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan beberapa partai lainnya.
“Keseriusan kami untuk mengusung bakal calon Bupati MBD maju pada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah terjawab sudah. Buktinya, mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengutus tim kuasanya mendatangi kantor DPC Partai Hanura untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah,” ucap Abraham.
Menurutnya, dalam kontestasi pesta demokrasi ini, pasangan kami sudah siap untuk memenangkan/meraih kursi Bupati MBD periode 2024-2029.
Olehnya, untuk menjawab hal tersebut selaku tim kuasanya, pihaknya langsung mendatangi kantor DPC Hanura MBD.
“Kedatangan tim kuasa bakal calon disambut oleh Ketua Panita Pendaftaran dan Penjaringan Penerima bakal calon bupati dan Wakil Bupati MBD, Drs. Musa Soplera bersama Herry Markus selaku pengurus Partai Hanura,” ujar Abraham.
Dirinya juga tetap optimis dalam melakukan semua tahapan, agar semua proses tetap berjalan. “Maka itu kewajiban sebagai tim relawan menjalankan prosedur yang ditetapkan oleh Partai Hanura. Nantinya soal rekomendasi dari DPP yang menilai dan layak untuk mendapatkan rekomendasi partai Hanura,” bebernya.
Rikson juga akui bahwa Tim Relawan Hendrick Christian sudah mendaftar di beberapa partai yakni, Partai Demokrat, PKB, Gerindra dan Hanura.
“Sehingga nantinya kita menunggu pembukaan pendaftaran oleh Partai PAN dan yang lainnya,” katanya.
Selain itu, dia menambahkan kalau pada saatnya pengembalian formulir pendaftaran bacalon bupati yang kami usung, nanti diatur oleh tim secara tehnis.
“Yang pastinya pada saat pengembalian formulir pendaftaran, kami akan melakukan konvoi dengan menggunakan pakaian (busana) adat budaya MBD,” pungkas Ketua Relawan Tiga Pulau Besar. (JQ)






