Sogalrey Lantik dan Kukuhkan Pramuka Garuda

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey melantik dan mengukuhkan Pramuka Muda Jenjang Penegak Garuda, Senin (24/7/2023) yang berlangsung di SMK PGRI Dobo.

Sogalrey yang juga selaku Ketua Kwartib Cabang Gerakan Pramuka Kepulauan Aru pada kesempatan tersebut mengingatkan bahwa kwartir cabang memiliki tugas mengkoordinir kegiatan kepramukaan di kabupaten yang berjulukan Jargaria ini.

“Pada sesungguhnya atau lazimnya implementasi kegiatan pendidikan kepramukaan berada pada satuan pendidikan formal atau komunitas lainnya. Tentunya pendidikan formal masih menjadi garda terdepan dalam melakukan pembinaan kepramukaan,” ucapnya.

Dikatakan pula, pendidikan kepramukaan adalah sebagai proses pendidikan yang praktis dilaksanakan diluar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga yang sebenarnya dilakukan di alam terbuka dalam bentuk atau kemasan kegiatan yang menarik menyenangkan, sehat, kreatif, teratur dan terarah melalui SKU dan SKK dan memperoleh tanda kecakapan khusus (TKK).

Selain itu, setelah melakukan kegiatan secara periodik pendidikan tidak bedanya dengan pendidikan formal dan berpegang dengan menerapkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang sasarannya adalah membentuk watak, kepribadian dan akhlak mulia.

“Sesuai dasar negara kita Pancasila dan itu persis sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan pada pendidikan formal,” terang Sogalrey.

Dijelaskan lagi, hari ini kita menyaksikan hasil dari pendidikan kepramukaan bukan selembar ijazah yang diperoleh tetapi sebuah pengakuan bagi seorang anggota pramuka, baik Pramuka muda atau pramuka dewasa atas segala kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan.

“Untuk itu, saya mengingatkan kita semua penghargaan sangatlah penting bagi seorang anggota pramuka,” pesannya sembari mengingatkan.

Disamping itu, lanjut Sogalrey, kita sebagai Pramuka dewasa yang memiliki peran besar terhadap pembinaan adik-adik kita ini.

“Hari ini saya sudah mencatat kurang lebih 36 orang Pramuka penegak Garuda dengan rincian Rainas tahun 2017 sebanyak 12 orang dan peserta Rainas tahun 2023 sebanyak 8 orang, juga ada 16 Pramuka penggalang Garuda adik-adik kita peserta Jambore Nasional tahun lalu,” paparnya.

Dirinya juga menginginkan semua untuk dilantik menjadi Pramuka penegak Garuda tetapi ada syarat-syarat khusus yang belum dilakukan oleh adik-adik kita.

“Untuk itu, yang belum dilantik tolong pelajari atau bertanya kepada para pembinanya masing-masing agar segera untuk dipenuhi agar bisa mendapatkan penghargaan yang sama sebagai Pramuka penegak Garuda,” harapnya.

Ditambahkan pula, Pramuka Garuda adalah Pramuka pada level tertinggi pada setiap jenjang Pramuka. Olehnya ia berpesan bagi adik-adik semua lebih khusus yang menyandang gelar Pramuka Garuda, bahwa Ingat pesan janji kita dan selalu mengamalkan kode kehormatan pramuka kita yaitu Trisatya dan dasa dharma pramuka.

“Itu sebagai harga mati seorang Pramuka Garuda, laksanakan kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kepada setiap makhluk Tuhan yang ada di muka bumi ini kita harus menjadi teladan di lingkungan keluarga dan sekolah itu berperilaku sopan dan hormat kepada orang tua dan siapa saja yang kita temui,” tutur Sogalrey.

“Memang agak berat memikul beban Pramuka Garuda tetapi itulah tanggung jawab Pramuka dengan sebutan Pramuka garuda,” tambahnya.

Sogalrey juga berpesan bahwa pendidikan kepramukaan adalah pendidikan ekstrakurikuler wajib, karena sampai saat ini pemerintah masih mengakui Pramuka adalah sarana pendidikan karakter yang efektif membina watak anak bangsa.

“Untuk itu saya berharap kakak Kepala Cabang Dinas dan para Kambigus tolong tingkatkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan kepramukaan di sekolah,” harapnya berpesan.