Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey resmi melepaskan keberangkatan santri dan mahasantri angkatan XI tahun 2023.
Pelepasan Santri dan Mahasantri yang berlangsung, Sabtu (22/7) di gedung Sarkwarisa Dobo.
Dalam sambutannya, Sogalrey
selaku pemimpin daerah menyambut positif dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini.
Dikatakan, kegiatan ini sebagai momen yang sangat penting dan strategi dalam menciptakan generasi muda bangsa yang berakhlak dan beriman serta berbudi pekerti luhur sebagai calon pemimpin masa depan.
Disamping itu, kata Sogalrey, pesantren juga mengemban tugas dan tanggung jawab membantu pemerintah terutama dalam upaya mendorong dan meningkatkan dunia pendidikan.
“Namun kenyataan menunjukkan bahwa dewasa ini minat generasi muda bangsa terhadap pendidikan agama telah jauh berkurang. Padahal dalam waktu bersamaan, masalah yang dihadapi generasi muda kita cenderung semakin meningkat,” ujar Sogalrey.
Dirinya menyampaikan, masalah sosial masyarakat yang melanda tunas-tunas bangsa ini antara lain yakni kecanduan narkoba, pergaulan bebas, serta mewabahnya virus yang jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Selain itu, kerapuhan kondisi mental juga mengakibatkan penggunaan kekerasan yang melibatkan generasi muda sebagai cara penyelesaian perselisihan masih banyak ditemukan di masyarakat.
“Disinilah sesungguhnya makna kehadiran pesantren yang membantu tugas membina watak dan kepribadian generasi muda, menjadi kader bangsa yang berakhlak mulia, beriman, tangguh serta pancasila,” papar Sogalrey.
Hubungan dengan itu, selaku pimpinan daerah, Sogalrey menghimbau kepada seluruh santri dan mahasantri yang akan mengikuti pendidikan, agar senantiasa menjaga kesehatan sehingga tetap prima serta melakukan yang terbaik selama pelaksanaan proses pembelajaran.
Kemudian tunjukkanlah jati diri sebagai anak-anak bangsa yang berakhlak mulia, beriman serta santun, karena dalam proses pembelajaran ini hadir seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan latar belakang budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda.
“Kepada semua pihak yang terkait dengan proses ini, khususnya dari pihak Yayasan Cahaya Timur Nusantara, saya ucapkan terima kasih atas partisipasinya semoga pengabdian yang saudara-saudara berikan dapat memberikan arti dan manfaat besar bagi bangsa, negara dan pemerintah daerah,” pungkas Sogalrey.






