Dobo, BeritaJar.com: Biro Kesra Setda Provinsi Maluku menggelar Sosialisasi Penyakit Masyarakat (Kesmas) dan Penyakit Menular di Kabupaten Kepulauan Aru.
Sosialisasi yang berlangsung, Kamis (25/05/2023) di lantai dua BPKAD Kepulauan Aru itu dibuka oleh Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga dengan tema ” Mari Kita Ciptakan Pola Hidup Bersih dan Sehat”.
Bupati Gonga dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ( Penyuluhan Lingkungan Bersih dan Sehat serta Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular ) yang merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2023.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dan tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan lingkungan Bersih dan Sehat serta upaya mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit menular beserta dampak sosial yang ditimbulkan,” ucapnya.
Menurutnya, kita patut bersyukur bahwa selama kurang lebih empat tahun perjuangan untuk mencegah penyebaran Virus COVID 19 telah membuahkan hasil yang optimal.
Selain itu, kata Gonga adanya kebijakan pemerintah yang terkat dengan kehidupan normal kembali, membuktikan bahwa kita telah bebas dan penyebaran COVID-19.
“Hal ini menunjukkan tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat semakin baik. Walaupun demikian, ikhtiar dan kewaspadaan harus tetap kita kedepankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya.
Bupati Gonga juga menjelaskan, pelaksanaan kegiatan penyuluhan lingkungan bersih dan sehat serta pencegahan dan penanggulangan penyakit menular yang berlangsung saat ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya kita bersama untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular, baik Virus COVID-19, Virus HIV/AIDS, Masalah Narkoba, Pornoaksi, Pornografi dan bentuk penyakit menular lainnya, serta dampak kesehatan dan dampak sosial yang ditimbulkan.
“Merupakan suatu kenyataan bahwa dari tahun tahun kasus-kasus yang terkait dengan masalah HIV/AIDS, Narkotika, Pornoaksi dan Pornografi selalu menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan termasuk yang hadapi di Kabupaten Kepulauan Aru,” paparnya.
Olehnya, menyikapi kondisi ini, maka sedini mungkin kita harus mempersiapkan masyarakat khususnya generasi muda bangsa agar mereka dapat terhindar dari hal-hal yang dapat merusak mental dan moral mereka.
Disamping itu, tambah Gonga, pola hidup moderen yang bersifat hura-hura, kenakalan remaja, perkelahian antar remaja, antar warga bahkan antar desa/kampung, harus dapat kita hindari, sehingga hidup ini akan semakin indah dan damai.
Terkait dengan itu, Bupati Gonga menyampaikan tiga (3) hal yang menjadi perhatian peserta sosialisasi .
Pertama, Pembangunan Kesehatan merupakan salah satu Unsur penopang peningkatan indeks pembangunan manusia, di samping unsur pendidikan dan ekonomi.
“Untuk itu pembangunan kesehatan harus lebih di dorong pada aspek aspek promotif dan preventif, tanpa melupakan aspek kuratif rehabilitatif,” jelas Gonga.
Kedua, diperlukan kerja sama lintas program maupun lintas sektor dangan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, generasi muda, untuk secara bersama-sama kita perang melawan segala bentuk penyebaran penyakit menular berserta dampak sosial yang ditimbulkan.
Ketiga, dengan semangat Sita Eka Tu Jargaria, mari kita ciptakan budaya pola hidup sehat dan bersih, tanggung jawab disiplin, integritas, kera keras, gotong royong, sehingga upaya kita untuk membangun masyarakat yang berkualitas, profesional, maju dan mandiri dan sejahtera benar-benar dapat terwujud.
“Kepada seluruh peserta, saya harapkan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga ilmu dan pengetahuan tentang pentingnya pola hidup sehat dan bersih yang diperoleh melalui kegiatan dapat lebih bermanfaat baik bagi diri pribadi, keluarga maupun lingkungan tempat tinggal dan dapat menjadi agen perubahan tentang kesehatan,” harap Bupati berpesan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Jusny, S.Sos,. MSi dalam laporannya mengatakan maksud dari kegiatan ini untuk mensosialisasikan tentang kesehatan masyarakat dan cara-cara menanggulangi penyakit menular salah satunya HIV/AIDS dan TB.
Sementara tujuan dari kegiatan ini adalah tersosialisasinya informasi-informasi tentang kesehatan masyarakat dan cara-cara menanggulangi penyebaran penyakit menular.
“Sasaran dari kegiatan ini yakni peningkatkan perilaku hidup sehat dan bersih, Peningkatan kesadaran akan resiko, bahaya dan akibat dari penyakit menular serta pencegahan dan deteksi dini penyakit, Peningkatan kualitas lingkungan dan peningkatan edukasi hidup sehat,” rinci Jusny.
Dalam sosialisasi ini, diikuti 60 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pelajar serta dihadiri Narasumber dr. Widhya Ananta M.Kes selaku Ketua KPA Provinsi Maluku dan Kadis Kesehatan Kepulauan Aru dr. Watty Gunawan.






