Dobo, BeritaJar.com: Kapal Motor (KM) Eno Karang milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, dikabarkan terbakar disekitar perairan Desa Tabarfane Kecamatan Aru Selatan Utara sekitar pukul 11.30 WIT, Jumat (30/9/2022).
Kapal milik dinas Perhubungan (Dishub) ini melayani masyarakat di bagian Kecamatan Aru Selatan dan di nahkodai oleh Petu Somnaikubun. Kapal tersebut di ketahui bertolak dari pelabuhan Dobo sekitar pukul 08.35 WIT, dengan rute Kecamatan Aru Selatan namun lantaran terjadi kosleting pada kabel blower sehingga mengakibatkan terbakar di bagian kamar mesin.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh Dishub dan tim Basarnas Gabungan Kepulauan Aru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, Kabid Penyebrangan Dishub Kepulauan Aru Frejon Pesulima membenarkan kalau ada terjadi kebakaran pada kapal tersebut.
Menurutnya, dalam perjalanan setibanya di sekitar perairan Tabarfane, terjadi percikan api pada kabel blower mesin induk kapal yang mengakibatkan kebakaran didalam ruang mesin.
“Itu korsleting saja. Beruntung pada kejadian itu beberapa ABK kapal berhasil memadamkan api sebelum menyebar luas,” ucapnya.
Insiden tersebut kata dia, sempat membuat seluruh penumpang panik dan berteriak karena melihat banyaknya asap hitam dari ruang mesin.
Sementara itu, Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan Aru Reinhard Loppies menjelaskan bahwa pihaknya baru mengetahui informasi kebakaran kapal tersebut sekitar Pukul 11.50 WIT.
“Setelah kami mendapat laporan kapal terbakar tersebut, tim Rescue Unit Siaga SAR Kepulauan Aru beserta Unsur Potensi SAR langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Ops SAR pada koordinat duga 6° 7′ 44.3″ S – 133° 58′ 56.3″ E, Jarak -+ 28,97 Nm, dan Heading 214,38° arah Barat Daya dari Kota Dobo.
” Dari informasi itu, saya langsung kerahkan tim untuk menuju Lokasi sekitar satu jam perjalanan, dan pukul 15.00 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil tiba di Lokasi Kejadian Kebakaran (LKK) dan langsung melakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang. Dan sebanyak 98 orang penumpang (termasuk ABK) KM Eno Karang berhasil dievakuasi dengan selamat ke atas KM Karaweira milik dishub Aru,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Loppies sekitar pukul 16.40 WIT KMP Karaweira melanjutkan perjalanan dengan membawa seluruh korban menuju Desa Jelia Kecamatan Aru Selatan.
Sementara Pukul 17.00 WIT, KM Eno Karang yang sudah tidak bisa melanjutkan perjalanan berhasil ditarik kembali menuju Kota Dobo ibukota kabupaten menggunakan Km Tarangan milik Dishub Kepulauan Aru.
Loppies pun menjelaskan bahwa
Cuaca saat itu Berawan, sedangkan cuaca Angin Timur – Tenggara, berada pada posisi 3 – 10 Knots, sementara tinggi gelombang mencapai 1 Meter.
Unsur yang terlibat dalam mengevakuasi penumpang diantaranya Unit Siaga SAR Kepulauan Aru, Dishub Aru, Polairud Polda Maluku, Polair Polres Kepulauan Aru dan Personil BPBD Kepulauan Aru.
“Olehnya dengan dievakuasinya seluruh korban, maka Operasi SAR resmi di tutup dan seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing,” pungkas Loppies.






