HIPMI Aru Gelar Pelatikan dan Rekercab, Bupati: Saya Berharap Teruslah Membangun Sinergitas dan Komunikasi

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Badan Pengurus Cabang ( BPC ) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Pelatikan dan Rekercab, Sabtu (16/10/2021) dengan Tema ” Peran Pengusaha Muda Sebagai Penggerak Ekonomi Pasca Pendemic “.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lantai II Kantor BPKAD Aru dihadiri Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga, Ketua BPD HIPMI Maluku Jaquelin M Sahetapy, Sekum BPD HIPMI Maluku Dandy Assagaff, Pembina BPC HIPMI Aru Supardi Arifin dan Forkopimda serta tamu undangan lainnya.

Kepengurusan BPC HIPMI Aru yang baru ini di pimpin Wahab Mangar, yang dilantik langsung oleh Ketua BPD HIPMI Maluku Jaquelin M Sahetapy.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Johan Gonga dalam sambutannya berharap cikal bakal yang telah ada sekarang terus dibina dan dievaluasi terus secara berkala, sehingga dapat memberikan kontribusi berkelanjutan bagi Pengusaha Muda Indonesia yang ada di Daerah Jargaria.

“Kepada Pengurus yang baru dilantik saya berharap, teruslah membangun sinergitas dan komunikasi yang merupakan esensi dari pada organisasi, Saya yakin bahwa Badan Pengurus Cabang yang baru dilantik saat ini dapat mendesain dan membangun jaringan (net working) yang kondusif dengan seluruh pelaku dunia usaha dan Pemerintah Daerah, karena sebagai pengusaha Pejuang dan Pejuang Pengusaha, maka sudah saatnya HIPMI membantu kami,” ucapnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa berbicara Aru adalah berbicara tentang harta yang melimpah ruah yang harus secara optimal mampuh dimanfaatkan dan digunakan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan Rakyat Aru yang sejahtera, yang dikelola secara baik.

Dikatakan, HIPMI Cabang Kabupaten Kepulauan Aru adalah merupakan bagian yang turut berperan serta dalam mengisi pembangunan di daerah kita ini.

Demi pencapaian itu, kata Gonga, mesti dibangun kerangka dasar konsolidasi dan pemetaan potensi dan kemampuan HIPMI guna mengisi setiap lini sektor pembangunan.

“Karena saya kira kesejahteraan rakyat bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, namun menjadi tanggung jawab segenap elemen yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung termasuk didalamnya adalah HIPMI,” terangnya.

Lanjut menurutnya, Konsep kesejahteraan harus dipahami secara utuh bahwa pembangunan Nasional yang mau tidak mau menempatkan peran daerah untuk mendukung kebijakan Nasional dengan optimalisasi potensi dan peluang yang dimiliki di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Maka secara tidak langsung kondisi ini memiliki sebuah konsekuensi bagi Pemerintah Daerah untuk melibatkan segenap elemen terutama para pengusaha dalam mengoptimalkan perannya secara signifikan untuk mengisi setiap sektor dalam rangka mengisi setiap lini pembangunan di daerah,” jelas Gonga.

Bupati dua periode ini juga menambahkan, Kita cukup memiliki Struktur perekonomian Kabupaten yang didukung oleh sumber daya alam (resources base economy) yang dimiliki seperti perikanan serta energi terbarukan wilayah Aru dalam zona pengelolaan Blok Masela yang memberikan seluas-luasnya kesempatan bagi swasta untuk turut berperan serta dalam mengelola sektor-sektor pembangunan daerah.

“Dengan potensi sumber daya alam yang besar tersebut, maka pengelolaan yang efektif dan efisien menjadi hal yang harus dilakukan sehingga dengan segenap potensi yang ada mampu memperkokoh struktur perekonomian kita, maka HIPMI sebagai wadah kader pengusaha sekali lagi saya katakan harus berperan aktif,” ujarnya.

Kepada Dewan Pembina, Dewan Kehormatan dan Badan Pengurus Cabang yang nantinya akan melakukan Rapat Kerja, Bupati Gonga berharap dapat membahas dan mendesain program dan kegiatan yang berdampak pada hubungan kemitraan dan perkuat potensi organisasi agar dapat menjadi acuan dalam progress dan proses 3 ( tiga ) tahun kedepan ditengah Pandemi Covid yang tak kunjung berakhir.

“Kepada seluruh Peserta Raker saya ucapkan selamat. Ber-Raker semoga dapat memberikan kontribusi pikir logis dan berkualitas demi pengembangan dan pencapaian tujuan dengan hasil yang berdampak,” tutup Gonga.