Sambangi SMK PGRI Dobo, Pangkalan TNI AL Aru Gelar Vaksinasi Guna Percepat belajar Tatap Muka

oleh -

Dobo, BeritaJar.com: Pangkalan TNI AL Aru kembali aksi gelar vaksinasi massal bagi pelajar di SMK guna percepat Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Balai Pengobatan Lanal Aru, Selasa (12/10/2021) bekerjasama dengan Dinas kesehatan Kepulauan Aru.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencapai target program pemerintah vaksinasi Covid-19 dosis ke-1 dan ke-2 sebanyak 70 persen sesuai dengan program jumlah penduduk Indonesia bisa tervaksin agar mendapatka kekebalan komunal (Herd Immunity) dari virus Covid-19.

Kegiatan Vaksin yang digelar Lanal Aru ini Menindaklanjuti instruksi tersebut Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memerintahkan kepada seluruh jajaran Satuan TNI Angkatan Laut dimanapun berada untuk menggelar serbuan vaksinasi maritim.

“Jadi sesuai instruksi Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, kegiatan vaksin yang kami lakukan ini khususnya kepada masyarakat yang berada di wilayah pesisir, masyarakat nelayan di pulau-pulau terpencil, pelabuhan-pelabuhan, komplek-komplek perumahan TNI AL dan Kampung Bahari Nusantara binaan TNI AL termasuk para pelajar baik SMP maupun SMA/SMK di wilayah Aru,” ungkap Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Choirur Roziqin, S.H., M.Tr(Hanla)., M.M.

Pada kesempatan itu, Komandan Lanal Aru, Letkol Laut (P) Choirur Roziqin, S.H., M.Tr(Hanla)., M.M, juga mengatakan vaksinasi merupakan upaya utama untuk melindungi seseorang dari potensi penularan COVID-19. Namun lanjutnya, protokol kesehatan tetap mutlak dilakukan untuk memberikan perlindungan yang optimal.

Menurut Danlanal, Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan bertempat di SMK PGRI Dobo, ini merupakan komitmen Pangkalan TNI AL Aru untuk memberikan Vaksin terhadap pelajar yang berada di kepulauan Aru, yang dilaksanakan oleh tim tenaga Kesehatan Pangkalan TNI AL Aru.

“Kekebalan komunal (Herd Immunity) ini harus terus dicapai, sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan para ahli, dibutuhkan sampai penyuntikan vaksin COVID-19 dosis kedua bagi setiap individu guna menciptakan kekebalan tubuh yang optimal,” jelas Letkol Laut (P) Choirur Roziqin. (*)