Dobo, BeritaJar.com: Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey mengatakan bahwa ditengah problematika bangsa yang semakin kompleks dan tantangan masyarakat semakin rumit, dengan terjadinya degradasi moral yang cenderung mengubah tataran berpikir serta keimanan kita terus terjadi.
“Untuk mengatasi itu semua, Alquran adalah solusi tepat, karena berisikan hikmah dan Hidayah Allah SWT yang
diturunkan untuk memberi petunjuk dan tuntunan bagi kaum muslimin dan muslimat dalam menjalani akidah islamiah secara baik dan beriman,” ungkap Sogalrey saat membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ( MTQ ) Tingkat Kecamatan Zona III Aru Selatan, Minggu (10/10/2021) di desa Tabarfane.
Dikatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, dirinya mengapresiasi pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan yang dilaksanakan dengan sangat meriah dan didukung dari semua elemen masyarakat.
Ini juga kata Sogalrey, dapat memberikan dampak positif nilai agama tentang pandai mengaji bagi generasi emas kedepan untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan.
“Saya berharap Kebersamaan dan kekompakan ini haruslah tetap dipertahankan dan terpelihara guna mencapai tujuan pembangunan negeri dan untuk kedepan generasi muda,” ucapnya.
Sogalrey menambahkan, Anak generasi penerus kedepannya perlunya tidak hanya bisa menguasai teknologi, akan juga perlu pandai ilmu agama, mengaji dan manfaatkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai tujuan bersama dalam pembangunan, khususnya Kabupaten Kepulauan Aru yang beriman.
“Bagi kita umat islam, Al-qur’an merupakan dustur al-islam al-awwal atau undang-undang islam yang pertama. karena itu, kepada seluruh pemangku kepetingan terkait di semua tingkatan, saya harapkan agar senantiasa mensosialisasikannya kepada setiap umat islam secara baik dan benar,” pesannya.
Menurut Sogalrey, kegiatan keagamaan sebagaimana juga MTQ yang kita laksanakan mulai dari tingkat kecamatan setiap tahunnya ini, juga harus dapat berfungsi sebagai media sosialisasi dimaksud.
“Semangat untuk benar-benar hidup sesuai tuntutan dan tuntunan Al-qur’an mesti senantiasa dibumikan dalam hati sanubari setiap umat islam, serta dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Wakil Bupati Aru dua periode ini juga meyakini bahwa, jika kegiatan MTQ seperti ini mampu menjadi salah satu media sosialisasi untuk mewujudkan azam kita, sebagaimana tersarikan pada tema MTQ zona III Aru Selatan saat ini dalam arti yang sesungguhnya, berbagai persoalan negatif yang terjadi di kalangan generasi muda islam yang tidak sesuai dengan nilai-nilai al-qurĂ¡ni dan sunah, dapat dicegah dan diminimalisir sedini mungkin.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru saya memberikan pesan bahwa; pelaksanaan MTQ merupakan salah satu wahana untuk menumbuh kembangkan semangat dalam membumikan, menghayati dan mengamalkan isi kandungan Al-qur’an, sehingga benar-benar menjadi benteng pertama dan utama untuk menyaring berbagai dampak negatif kemajuan zaman,” pungkas Sogalrey.






