Dobo, BeritaJar.com: Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) KM. Putra Afra Rizki asal Probolinggo Jawa Timur (Jatim) menjalani pemeriksaan Rapid Test dari petugas kesehatan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Covid-19) Kepulauan Aru.
Rapid Tes dilakukan di atas kapal tersebut saat diarahkan bersandar di pelabuhan perikanan pantai Dobo, Rabu (17/06) kemarin. Kapal nelayan tersebut sebelumnya datang di Dobo karena salah satu ABK KM. Putra Afra Rizki mengalami sakit sehingga tim Gustu Covid-19 Aru melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ABK tersebut.
Juru bicara Gustu Covid-19 Kepulauan Aru, Fredrik Hendrik kepada media ini, Kamis (18/06) mengatakan, hasil pemeriksaan petugas kesehatan dengan rapid tes, 12 ABK dinyatakan negatif.
“Dari hasil Rapid Test mereka negatif dan selanjutnya atas perintah ketua Gustu Covid-19 Aru diperbolehkan untuk melanjutkan kembali perjalanan mencari ikan di laut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai Dobo, Ali Taleka saat dihubungi Tribun Aru menyampaikan bahwa KM. Putra Afra Rizki sebenarnya sudah diberangkatkan hari ini hanya saja cuaca yang tidak bersahabat di laut Arafura sehingga belum bisa keluar.
“Berhubungan karena cuaca masih buruk makanya kapal tersebut katong arahkan jangkaran di luar sambil menunggu cuaca membaik langsung berangkat,” ucapnya.
Dirinya juga berpesan bahwa selama jangkaran (Berlabuh) para ABK dilarang turun ke darat.
“Mereka tetap stay di laut dan tidak diperbolehkan turun ke darat sehingga pas cuaca baik langsung berangkat,” jelas Tualeka.
Sebelumnya, Tim Gustu Covid-19 Kepulauan Aru telah memeriksa kesehatan dengan melakukan Rapid Test terhadap salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM. Putra Afra Rizki atas nama Rusli (46) saat tiba di Dobo, Selasa (16/06) karena sakit, sehingga mereka kesini (Dobo) untuk meminta pertolongan kita.
Untuk diketahui, KM. Putra Afra Rizki berasal dari Probolinggo Jawa Timur dan sesuai ijin penangkapannya di laut Arafura Maluku dengan jumlah ABK 12 orang yakni 11 Abk dan satu Nakhoda.







