Apel Siaga tersebut dilaksanakan di halaman Kantor UPP Kelas III Dobo, Kamis (19/12/2019) ini melibatkan unsur TNI dan Polsek KP3 Yos Sudarso Dobo, PT. Pelni serta unsur pihak terkait lainnya.
Pelaksana Harian UPP Kelas III Dobo, Asis Maming dalam sambutan Direktur Jenderal Perhubungan Laut mengatakan Kegiatan Apel Kesiapan Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini bertujuan untuk memantapkan koordinasi antar petugas, instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan liburan dengan lancar, aman, selamat, tertib dan nyaman
“Seperti kita ketahui bersama, setiap menjelang libur natal dan tahun baru terjadi peningkatan mobilisasi masyarakat dengan jumlah cukup besar dan dalam waktu yang bersamaan. Mobilisasi masyarakat tersebut terjadi hampir pada semua moda transportasi termasuk moda transportasi laut,” katanya.
Hal inilah lanjut Maming, yang menuntut pemerintah harus mengantisipasinya melaluip sarana angkutan yang andal, aman, tertib dan nyaman.
“Pada Angkutan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini diperkirakan akan terjadi terjadi peningkatan jumlah penumpang angkutan laut naik sebesar 1,84 persen atau 1.191.786 penumpang dibandingkan dengan realisasi pada angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” urai Asis.
Dikatakannya, diperkiraan lonjatan penumpang terjadi pada tanggal 21 Desember 2019 (Periode Pra Natal), tanggal 28 Desember 2019 (Periode Natal dan Tahun Baru) dan tanggal 4 Januari 2020 (Periode Pasca Tahun Baru).
“Guna mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Kementerian cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan menyiapkan armada kapal laut sebanyak 1.293 unit dengan kapasitas 3,4 juta orang
penumpang,” tambah Asis.
Sedangkan untuk menjamin tambah Asis, keselamatan dan keamanan pelayaran seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) telah melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di wilayah kerja masing-masing.
“Kita menyadari bahwa tugas Penyelenggaraan Laut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini adalah tugas yang cukup berat bagi seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang harus dilaksanakan dengan rasa tanggung jawab. Untuk itu saya
berpesan kepada seluruh
jajaran Perhubungan Laut untuk memberikan kontribusi yang optimal serta bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran demi mensukseskan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020,” tutup Asis. (Koko kilikily)






