Dobo, BeritaJar.com: Secara Universal pemaknaan terkait kelahiran Yesus di dunia tidak hanya menjadi milik umat Kristiani semata, melainkan merupakan milik semua manusia. Karena melalui proses lnkarnasi ilahi Dia hadir di dunia bertujuan untuk menolong orang miskin, para janda dan anak yatim, membebaskan orang-orang yang termarjinalkan serta orang-orang yang dipenjara secara tidak adil. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, SE dalam sambutannya saat menghadiri Perayaan Natal Kristus Mahasiwa PSDKU Unpatti Dobo, Bertempat di Gereja Sumber Kasih Marbali, Jumat (20/12/2019).
Sogalrey mengatakan, Misi-Nya ke dunia untuk melawan ketidakadilan, konflik, kemiskinan, peperangan dan persoalan-persoalan manusia lainnya. Yesus hadir membawa pesan kasih, perdamaian bagi semua umat manusia.
Menurutnya, Melalui Tema Perayaan Natal tahun 2019 yaitu “ Muliakanlah Allah Dengan Menghadirkan Damai Sejahtera di Bumi” ini mengandung sebuah makna Theologis yang menguat dengan aksentuasi ingin menegaskan bahwa ada sebuah upaya menyuarakan semangat pesan perdamaian bagi semua orang, terkhusus bagi Mahasiswa PSDKU Unpatti Kabupaten Kepulauan Aru.
“Pesan ini menginsyaratkan bahwa PSDKU Unpatti Kabupaten Kepulauan Aru juga harus mampu menyampaikan kepada semua orang bahwa Natal membawa perdamaian bagi semua umat manusia di dunia ini, baik musuh, baik lawan, kita semua dipersekutukan dalam kesatuan orang basudara daLam konteks Iman Kristiani bersama dan berupaya menjaga keutuhan dan persatuan bangsa,” ungkap Sogalrey.
Lanjut dikatakan, PSDKU Unpatti Kabupaten Kepulauan Aru harus melakukan upaya restorasi dan perubahan cara pandang terhadap bahaya laten disintegrasi bangsa yang mencuat akhir-akhir ini, sehingga harus bisa kita tangkal, dengan perubahan Paradigma yang sama dalam memandang keindonesiaan kita.
Oleh karena itu, sambung Sogalrey, dalam momentum perayaan Natal ini saya harapkan menjadi sebuah momentum penyemangat dan pemersatu bagi kita semua dalam menyuarakan dan memperjuangkan perdamaian dan kerukunan di bumi Jargaria yang sama-sama kita cintai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
PSDKU Unpatti Kabupaten Kepulauan Aru harus memiliki komitmen dan solidaritas lintas Komunikasi sebagai bagian integral bersama Pemerintah Daerah membangun kerjasama dan komunikasi demi pencapaian program-program pemerintahan demi menghadirkan pemulihan bagi banyak orang di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Perbedaan pendapat dan cara pandang adalah persoalan biasa bagi semua organisasi, namun perbedaan itu hendaklah menjadi kekuatan bagi kita bersama demi terwujudnya harapan bersama membangun negeri dan gereja untuk keselamatan hidup banyak orang,” kata Wabup Aru.
Harapan kita bersama kehadiran PSDKU Unpatti di Kabupaten Kepulauan Aru, merupakan wujud kehadiran Syalom Allah di Kabupaten Kepulauan Aru. Janganlah perbedaan latarbelakang kita maupun isme begitu berkobar, Sehingga cenderung melemahkan identitas dan pertahanan serta jiwa Pancasila sebagai landasan dan jiwa dan segala bentuk perjuangan serta Dharma Bhakti Universitas Pattimura, tetapi hendaklah dalam pengutaan Kapasitas akademis yang kita miliki, mari bersatu menyatukan tekat dan komit kita, melihat ekpektasi kita yang menanti di hari esok.
“Karena penegasan Firman Allah dalam I Korintus Pasal 12 ayat 12 sampai dengan 20, mengingatkan kita bahwasanya kita adalah anggota tubuh Kristus yang menerima talenta berbeda dalam melayani di tengah medan pelayanan kita. Dan yang terpenting bagi kita adalah melakukan segala sesuatu haruslah didasarkan oleh Kasih karena hanya kasih yang dapat mempersatukan kita dengan Sang Pencipta serta dengan sesama manusia,” ucap Sogalrey.
Atas Nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru Wabup Sogalrey mengucapkan terima kasih kepada Civitas Akademis PSDKU Unpatti Kabupaten Kepulauan Aru dan seluruh Mahasiwa yang telah bersama pemerintah bergandeng tangan membangun dan memberikan kontribusi pikir bagi pengembangan Kabupaten Kepulauan Aru.
Hadir dalam Perayaan Natal tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, Ketua Pengelola PSDKU Dobo, Pada Kaprodi bersama para Dosen, Ketua Majelis Jemaat GPM Marbali bersama Perangkat Pelayan serta Para tamu undangan lainnya. (Koko Kilikily)





