Jelang HKN ke-62, Pemkab Aru Gencarkan Cek Kesehatan Gratis di 30 Puskesmas

oleh -

Dobo, Beritajar.com: Jelang Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serentak di 30 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan.

Pencanangan program nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, di Cafe Gospel, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini juga dirangkai dengan edukasi layanan kesehatan bagi penderita hipertensi.

Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru maupun secara pribadi, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan ini kita dapat membangun komitmen bersama dalam membangun bidang kesehatan serta mempercepat pelaksanaan CKG di seluruh wilayah yang kita cintai ini,” ucapnya.

Bupati menegaskan, pembangunan kesehatan merupakan upaya pemenuhan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Pembangunan kesehatan di Aru harus dipandang sebagai investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau orang tidak sehat, ekonomi nanti tidak jalan,” tegasnya.

Bupati juga mengungkapkan data yang cukup mengkhawatirkan. Hingga September 2026, dari 5.636 warga Kepulauan Aru yang telah diperiksa melalui program CKG, tercatat 1.344 orang terdiagnosis hipertensi.

“Berarti ada 25 persen warga baru yang hari ini darah tinggi. Mengapa deteksi ini sangat penting,” katanya.

Hal ini sejalan dengan 8 Misi Asta Cita Presiden tahun 2024-2029, di mana Kementerian Kesehatan menjalankan program hasil terbaik cepat melalui program Cek Kesehatan Gratis.

Memasuki tahun kedua pada 2026, program CKG difokuskan pada penanganan yang komprehensif dan terintegrasi, berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis 15 hari pertama bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki masalah kesehatan, serta keberlanjutan layanan melalui BPJS Kesehatan.

“Penanganan lanjut dijamin bagi peserta aktif, sedangkan warga yang belum terdaftar akan dibantu segera dengan kepesertaan. Layanan obat langsung di Puskesmas, pasien hipertensi dan diabetes hasil skrining dapat langsung menerima obat pada hari yang sama,” jelas Bupati.

Kaidel menambahkan, dalam rangka menyongsong HKN ke-62 yang jatuh pada 12 November 2026, pencanangan CKG serentak digelar di 11 kabupaten/kota se-Provinsi Maluku. Khusus di Kabupaten Kepulauan Aru, kegiatan akan dilanjutkan secara masif di 30 Puskesmas agar menjangkau seluruh warga di desa dan kelurahan.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Penyelenggara, Kabid P2P Dinas Kesehatan, Hubertina Jamco dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk edukasi layanan kesehatan bagi pasien hipertensi melalui CKG, agar pasien dan tenaga kesehatan teredukasi tentang pencegahan dan pengendalian penyakit.

Ia menghimbau masyarakat untuk mengikuti program CKG secara rutin setiap tahun meski dalam kondisi sehat. Himbauan ini dikeluarkan setelah Kemenkes mendeteksi sekitar 1 juta kasus baru hipertensi pada peserta yang tahun sebelumnya tercatat dalam kondisi sehat.

“Pemeriksaan berkala sangatlah krusial untuk mendeteksi penyakit dan faktor risiko sebelum berkembang menjadi komplikasi fatal seperti stroke, serangan jantung dan gagal ginjal. Sebagian besar penyakit tidak menular termasuk hipertensi dan diabetes tidak menunjukkan gejala awal,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung satu hari tersebut menghadirkan narasumber Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Kepala BPJS Kesehatan Aru, serta penanggung jawab program PTM Dinas Kesehatan. Peserta sasaran berjumlah 112 orang untuk CKG dan 112 orang untuk edukasi hipertensi.

Sedangkan materi yang disampaikan meliputi skrining hipertensi lewat CKG, sosialisasi dan edukasi hipertensi, Prolanis terintegrasi BPJS, dan sosialisasi panduan penggunaan kartu bantu pemantauan hipertensi terkendali.

Turut hadir Wakil Bupati Drs Mohammad Djumpa, Danramil Dobo Kapten Inf Edy Pattimin, Wakapolres Aru Kompol Yamin Selayar, pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Klasis, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Aru, serta seluruh peserta kegiatan.