Dobo, Beritajar.com: Potret indah toleransi antar umat beragama ditunjukkan warga Desa Gumsey, Kecamatan Aru Utara. Meski mayoritas penduduknya beragama Kristen, mereka justru mendukung penuh pembangunan Langgar Al-Falah untuk umat Muslim di desa tersebut.
Dukungan ini diwujudkan dengan memfasilitasi pembangunan rumah ibadah yang diinisiasi DPD BKPRMI Kabupaten Kepulauan Aru bersama MUI, LPTQ, dan KUA Aru Utara & Sir-Sir dengan turun langsung di desa Gumsey, Jumat (16/10/2026).
Ketua DPD BKPRMI Kepulauan Aru, Alan Djilfufin, S.Pd.I, dalam rilisnya yang diterima media ini, Sabtu (17/10/2026), mengungkapkan rasa harunya atas sambutan warga Gumsey.
“Sebelum kami melakukan pembangunan atau peletakan batu pertama pada tanggal 3 Oktober 2026, kami telah melakukan koordinasi dan pertemuan resmi dengan Pemerintah Desa, BPD, tua-tua adat, bahkan masyarakat Desa Gumsey. Dalam pertemuan tersebut Alhamdulillah keluarga Desa Gumsey sangat merespon baik untuk dilakukan pembangunan Langgar Al-Falah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, fakta bahwa Desa Gumsey adalah mayoritas keluarga Kristen tidak menjadi penghalang. Justru mereka sangat mendukung agar keluarga Muslim di desa tersebut memiliki tempat ibadah yang layak.
“Tujuannya agar keluarga Muslim di Desa Gumsey bisa melaksanakan ibadah dan juga buat generasi Muslim Gumsey bisa jauh dari hal-hal buruk, karena sudah dekat dengan Tuhan,” lanjutnya.
Pembangunan Langgar Al-Falah sendiri, kata Alan, telah dimulai dengan peletakan batu pertama dan pemasangan tiang (rangka) pada 3 Oktober 2026. Pada tahap pertama, progres pembangunan sudah mencapai 30-40 persen, dan pada tanggal 16 Oktober 2026 dilanjutkan ke tahap kedua.
DPD BKPRMI menargetkan pembangunan langgar tersebut dapat rampung dalam bulan ini.
“Insya Allah Langgar Al-Falah Desa Gumsey sudah bisa rampung dan bisa digunakan oleh keluarga Muslim Gumsey atau siapa saja yang beragama Muslim yang datang di Desa Gumsey sudah bisa lakukan ibadah,” kata Alan.
Dirinya berharap dukungan dari semua pihak agar pembangunan cepat selesai dan segera dimanfaatkan. Tujuan utama pembangunan ini adalah agar umat dapat melaksanakan ibadah dan kegiatan keagamaan, lebih khusus dapat membina generasi muda Desa Gumsey khususnya muslimah agar lebih dekat dengan Allah SWT.
Pembangunan ini turut dikawal langsung oleh Ketua MUI Kab. Kepulauan Aru Marwan Mardana, Kepala KUA Sir-Sir dan Aru Utara Jefri Kamarmir, SE., M.Si, dan Ketua LPTQ Armand Walay dengan turun langsung di desa Gumsey.






