Site icon BeritaJar

BMKG Prediksi Asap Kategori Sedang Selimuti Kepulauan Aru hingga 21 Oktober, BPBD Bagikan Masker dan Beri Imbauan

Dobo, Beritajar.com: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi asap dengan kategori sedang akan menyelimuti wilayah Kabupaten Kepulauan Aru selama sepekan ke depan, mulai 15 hingga 21 Oktober 2026.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Aru telah melakukan aksi pembagian masker dan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat.

Kepala BPBD Kepulauan Aru, Berthy Imuly, mengungkapkan hal itu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2026). Ia menyebutkan, Kepulauan Aru menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota di Maluku yang terdampak.

“Daerah kabupaten kota terdampak di sini ada kurang lebih 10 kabupaten kota, termasuk Kepulauan Aru,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan Siaran Pers Waspada Asap Wilayah Maluku Nomor: e.B/ME.02.04/009/KAMQ/X/2026 yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas I Pattimura Ambon pada 14 Oktober 2026, dari hasil observasi sepekan terakhir teramati adanya asap tipis hingga sedang yang menyelimuti langit Maluku dengan jarak pandang berkisar 1-5 kilometer.

Pada tanggal 14 Oktober 2026 pagi, teramati di wilayah Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar Bagian Utara dan sekitarnya terdapat asap cukup tebal dengan jarak pandang kurang dari 5 Km.

Titik panas tanggal 14 Oktober tercatat 1 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Buru. Berdasarkan arah angin dari Timur-Selatan dan pantauan satelit Himawari 9, sebaran asap yang masuk ke Maluku sebagian besar berasal dari Provinsi Papua Selatan (Merauke) dan sebagian kecil dari Pulau Seram dan Pulau Buru.

“Asap sendiri berasal dari Papua Selatan, Merauke dan sebagian kecil dari Pulau Seram dan Pulau Buru itu sumber asapnya yang masuk sampai salah satunya di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru,” jelas Imuly.

Dijelaskan, BMKG memprakirakan dalam satu minggu ke depan, potensi asap kategori sedang berpotensi terjadi di 10 wilayah, yakni Kota Ambon, Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat, Kota Tual, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar Bagian Utara.

Menindaklanjuti itu, BPBD Kepulauan Aru telah mengambil sejumlah langkah mitigasi.

“Ada beberapa langkah yang kami sudah lakukan dari BPBD Kabupaten Kepulauan Aru antara lain mengeluarkan himbauan-himbauan kepada masyarakat melalui media sosial, terus aksi juga kami lakukan sudah beberapa kali pembagian masker untuk masyarakat di jalan,” kata Imuly.

Ia merinci, aksi pembagian masker dilakukan di sejumlah titik ramai, seperti di depan kantor BPBD Kepulauan Aru dan di depan lapangan Yos Sudarso Dobo, jalan Ali Moertopo.

“Khusus untuk masyarakat dan pengendara. Pengendara khusus, masyarakat yang benar-benar memang beraktivitas di luar,” ujarnya.

Tak hanya bagikan masker kepada pengguna jalan, BPBD Aru juga memberikan himbauan kepada masyarakat yakni menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih dan menutup jendela saat asap terasa pekat.

Selain itu, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Kemudian pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan agar selalu waspada jika terjadi penurunan jarak pandang secara signifikan.

“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi dari BMKG dan instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi khususnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dapat dilakukan dengan baik,” tandas Kepala BPBD Aru.

Exit mobile version