Dobo, Beritajar.com: Rumah Sastra Arafura (RSA) akan menggelar Hari Puisi Arafura (HPA) yang puncaknya dilaksanakan pada 28 September 2026 di Aula Cendrawasih Dobo. Acara ini akan dimeriahkan dengan pameran karya, pementasan, hingga deklarasi HPA.
HPA digelar sebagai dedikasi kepada penyair dan penggerak literasi, yang juga pendiri dan Ketua RSA, almarhum Silvester Yopi Heatubun, yang bertepatan dengan momen ulang tahunnya.
Ketua Panitia HPA, Jezen Adrianz mengungkapkan, almarhum bukan berdarah Aru, namun ia lahir dan besar di Aru serta menghabiskan masa hidupnya untuk mencintai Aru.
“Pak Ketua bukan berdarah Aru. Dia hanya lahir dan besar di sini, tapi menghabiskan masa hidupnya untuk mencintai Aru. Melalui puisi-puisi dan gerakan literasi yang ia lakukan bersama RSA yang didirikannya juga pada 7 Januari 2020. Kami turun ke kampung-kampung, sekolah-sekolah untuk membangkitkan sastra dan api literasi,” terang Adrianz dalam rilisnya yang di terima media ini, Senin (21/9/2026).
Namun katanya, saat RSA terus bergerak membangun Aru lewat sastra dan literasi, sang ketua dipanggil pulang oleh Yang Maha Kuasa belum lama ini.
“Kami sadar masih banyak kegelisahan di kepalanya tentang Aru, juga banyak karya-karyanya yang diwariskan untuk generasi masa depan Aru. Sehingga di momen HPA, kami mau kobarkan semangat itu dan membangkitkan Silvester-Silvester selanjutnya di Aru, untuk bangun Aru lewat sastra,” ucap Adrianz.
Sementara itu, Sekretaris RSA, Muhammad Isya Gasko menjelaskan, dedikasi Silvester memang telah dimulai sejak masih bersama Gerakan Sayang Maluku (GSM) di Ambon. Dimana ia ikut serta dalam misi aksi peduli pendidikan di pulau-pulau terpencil, hingga disebut sebagai salah satu provokator pendidikan.
“Ia kemudian ke Aru dan membawa semangat itu untuk membangun Bumi Jar Garia lewat RSA. Melihat semangat dan cintanya yang besar untuk Aru, kami mendedikasikan HPA untuk almarhum di momen ulang tahunnya di 28 September,” kata Gasko.
Gasko menyebut, HPA ini menjadi hari raya puisi bagi semua manusia Aru.
“Sebagai bentuk penghormatan dan upaya menolak lupa bahwa Aru pernah memiliki seorang penyair dan pendidik yang berperan penting dalam perkembangan sastra dan literasi di Aru,” jelasnya.
Olehnya, pada kesempatan tersebut ia mengundang semua pecinta sastra, pegiat dan penggerak literasi, anak-anak muda, dan masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam Hari Puisi Arafura yang dapat diakses secara gratis.
Adapun rangkaian acara HPA dimulai pada 27 September pukul 14.00-15.00 WIT dengan agenda Ziarah Puisi di makam almarhum Silvester Heatubun, dilanjutkan pukul 19.00 WIT hingga selesai dengan Nobar dan Diskusi Film serta panggung bebas.
Kemudian pada acara puncak 28 September, akan digelar Pameran Karya pada pukul 17.00-18.30 WIT, dan dilanjutkan Pementasan dan Deklarasi Hari Puisi Arafura pada pukul 19.00 WIT hingga selesai di Aula Cendrawasih Dobo.

