Dobo, Beritajar.com: Kapal nelayan pencari cumi KM Jimmy Indah 08 dilaporkan terbakar di sekitar perairan Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.
Insiden tersebut diduga dipicu oleh seorang anak buah kapal (ABK) yang tidak terima setelah ditegur oleh nahkoda. Akibat kejadian itu, satu orang dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Pos SAR Dobo, Gleen Tehupuring, yang menjelaskan bahwa seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut saat api membesar. Namun, seorang wakil kapten yang diduga sebagai pelaku pembakaran hingga kini belum ditemukan.
Menurut data yang diperoleh, KM Jimmy Indah 08 merupakan kapal pencari cumi berbobot 145 GT yang dinakhodai Hariadi Supriadi dengan total 33 ABK. Kapal tersebut merupakan bagian dari rombongan kapal yang berangkat dari Pelabuhan Bali untuk melakukan penangkapan cumi.
Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 12.00 WIT nahkoda meminta salah satu ABK untuk memegang kemudi kapal sementara dirinya pergi ke toilet. Namun saat berada di toilet, nahkoda merasakan kapal bergerak tidak terarah dan berbelok-belok. Setelah keluar dari toilet, nahkoda kemudian menegur dan memarahi ABK yang sedang memegang kemudi.
Diduga tidak menerima teguran tersebut, ABK itu kemudian membakar kasur milik nahkoda yang berada di ruang kendali kapal. Api dengan cepat menjalar dan membesar hingga membakar bagian kapal.
Nahkoda sempat berupaya memadamkan api dengan memecahkan kaca jendela ruang kendali untuk mengurangi kobaran. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena api terus membesar dan menghanguskan kapal.
Dalam kondisi darurat, nahkoda bersama seluruh ABK membuka pintu kapal dan melompat ke laut tanpa menggunakan alat keselamatan berupa pelampung atau life jacket.
Beruntung, saat kejadian KM Jimmy Indah 08 berada tidak jauh dari KM Harapan Makmur 01, kapal yang masih satu rombongan. Seluruh awak kapal yang berada di laut kemudian berhasil dievakuasi dan diselamatkan oleh KM Harapan Makmur 01.
“Dari seluruh awak yang melompat ke laut, hanya satu orang yang belum ditemukan, yakni wakil kapten yang diduga sebagai pelaku pembakaran kapal,” ujar Tehupuring.
Akibat insiden tersebut, satu unit kapal KM Jimmy Indah 08 dilaporkan hangus terbakar. Sementara kerugian personel berupa satu orang ABK yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Tehupuring menambahkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon. Namun proses pencarian masih terkendala belum akuratnya titik koordinat lokasi kejadian yang diberikan oleh pelapor.
“Saat ini kami masih menunggu kedatangan KM Harapan Makmur 01 yang membawa para korban selamat menuju Dobo. Kapal tersebut diperkirakan tiba pada besok subuh atau pagi hari sehingga informasi lokasi kejadian dapat dipastikan untuk mendukung operasi pencarian,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pos SAR Dobo masih bersiaga dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian terhadap satu ABK yang hilang di sekitar perairan Dobo.

