Site icon BeritaJar

Yonif TP 912/JS Tanam 300 Pohon Sukun di Aru, Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kodam XV/Pattimura

Dobo, Beritajar.com: Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 912/Jargaria Sakti (JS) menggelar Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Sukun Serentak se-Provinsi Maluku dan Maluku Utara di Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kompi Senapan A Yonif 735/NWS, Dusun Belakang Wamar, Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru ini menjadi bagian dari program strategis Kodam XV/Pattimura dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Pangdam XV/Pattimura Nomor ST/1543/2026 tanggal 10 Juli 2026 tentang pelaksanaan penanaman pohon sukun secara serentak di seluruh wilayah jajaran Kodam XV/Pattimura.

Program ini mengusung tema “Kodam XV/Pattimura untuk Ketahanan Pangan, Penghijauan, Maluku dan Maluku Utara”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dan laporan Ketua Panitia, dilanjutkan penyerahan bibit pohon sukun secara simbolis, kemudian prosesi penanaman pohon sukun oleh unsur Forkopimda Kepulauan Aru bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, serta para tamu undangan.

Pada pelaksanaan di Kabupaten Kepulauan Aru, sebanyak 300 bibit pohon sukun ditanam di lahan ketahanan pangan Kompi Senapan A Yonif 735/NWS sebagai kontribusi nyata terhadap target Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Sukun di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Gerakan ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Sukun dikenal sebagai salah satu komoditas pangan yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi sehingga berpotensi menjadi alternatif maupun pendamping beras dan terigu sebagai sumber pangan masyarakat.

Melalui penanaman pohon sukun, masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Maluku dan kawasan transmigrasi, diharapkan memiliki cadangan pangan mandiri yang mampu mendukung ketahanan pangan daerah di tengah ancaman krisis pangan global.

Selain manfaat ekonomi dan pangan, pohon sukun juga memiliki nilai ekologis yang tinggi. Sistem perakarannya mampu mengikat air tanah dengan kuat sehingga efektif mencegah erosi, mengurangi risiko tanah longsor, serta menjaga keseimbangan tata air di lingkungan sekitar.

Sebagai bagian dari gerakan penghijauan secara masif, penanaman satu juta pohon sukun juga diharapkan mampu meningkatkan daya serap emisi karbon (carbon sink) sehingga berkontribusi dalam mengurangi dampak pemanasan global dan perubahan iklim.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Aru Drs. Mohamad Djumpa, Ketua DPRD Aru Feni Silvana Loy, Kajari Aru Dr. Amanda, SH., MH., Komandan Lanal Aru Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, Wakapolres Kepulauan Aru Kompol Djesy Batara, S.Sos, Wadan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 912/Satria Jargaria Sakti Kapten Inf. Adam Prawira, S.T.Han.

Hadir juga Dansubdenpom AD Persiapan Aru Kapten CPM (K) Wanunu Adam, Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf. Edy Pattinam, Kepala Dinas Kesehatan Aru dr. Zakaria Sitorus, Kepala BPS Aru, Christian Harry Soplantila, S.Pi., M.Si, Kadis Pertanian Maxie Mussa, Kelompok tani serta tamu undangan lainnya.

Exit mobile version