Site icon BeritaJar

Rakor Tim Pora 2026, Imigrasi Tual Perkuat Sinergi Pengawasan Orang Asing di Kepulauan Aru

Dobo, Beritajar.com: Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026 di Meeting Room Hotel Apex Dobo, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas instansi guna meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah Kepulauan Aru.

Rapat yang dimulai pukul 09.20 WIT tersebut dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Stanley Tutuarima, S.Sos.

Dalam sambutannya, Tutuarima menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing tidak dapat dilakukan oleh Imigrasi semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh instansi yang tergabung dalam Tim Pora.

Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Aru merupakan wilayah strategis yang memiliki potensi sumber daya alam sekaligus menjadi pintu masuk bagi mobilitas orang asing sehingga diperlukan sistem pengawasan yang terintegrasi.

“Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan orang asing di wilayah Kepulauan Aru sangat memerlukan koordinasi dengan instansi pemerintah terkait. Tim Pora hadir sebagai wadah koordinasi antara instansi guna mewujudkan pengawasan yang lebih efektif terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing,” ujar Tutuarima.

Ia menjelaskan, Rakor Tim Pora bukan sekadar forum koordinasi, tetapi juga menjadi sarana menyamakan persepsi, bertukar informasi, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita diharapkan dapat memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai keabsahan keberadaan maupun aktivitas orang asing di Kabupaten Kepulauan Aru. Imigrasi juga berkomitmen terus memperkuat koordinasi dengan seluruh anggota Tim Pora, baik unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas intelijen maupun instansi terkait lainnya,” kata Tutuarima.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Aru, Joel Gaite dalam sambutannya menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah.

Dirinya mengingatkan bahwa setiap orang asing yang datang ke daerah, baik untuk bekerja, berkunjung maupun menetap, perlu dipantau sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

“Kita tidak mengetahui siapa saja yang datang dan apa tujuan mereka. Karena itu pengawasan terhadap orang asing menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya Imigrasi. Semua instansi harus saling berkoordinasi agar keamanan daerah tetap terjaga,” tegas Gaite.

Ditambahkan pula, pengawasan harus dimulai dari pintu-pintu masuk resmi seperti pelabuhan dan bandara. Petugas di lapangan diharapkan aktif membangun komunikasi dengan pemerintah daerah apabila terdapat kedatangan warga negara asing.

“Kami berharap teman-teman yang bertugas di pelabuhan maupun bandara terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah sehingga setiap informasi mengenai kedatangan orang asing dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” jelas Gaite.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Analis Keimigrasian Ahmad Rasyid Adenan, S.Tr.Im., yang membahas mekanisme pengawasan keimigrasian, pertukaran data antar instansi, serta langkah-langkah koordinasi dalam menghadapi dinamika keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.

Rapat Tim Pora bertujuan memastikan koordinasi dan sinkronisasi antar instansi dalam pengawasan keimigrasian terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing.

Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menghimpun informasi, menyamakan persepsi, serta memberikan saran dan pertimbangan dalam pelaksanaan pengawasan orang asing di daerah.

Kegiatan turut dihadiri jajaran Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, Komandan Pos TNI AU Dobo, BIN Posda Aru, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tual di Dobo, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Dobo, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Dobo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aru, perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, perwakilan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Ambon Wilayah Kerja Dobo.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pemantauan orang asing di lapangan.

Exit mobile version