Site icon BeritaJar

AKBP Perwira Tegaskan Kamtibmas Kunci Sukses Pembangunan di Kepulauan Aru

Dobo, Beritajar.com: Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Apel Polres Kepulauan Aru, Rabu (1/7/2026).

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kapolres menegaskan bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar Kepulauan Aru tetap menjadi daerah yang damai dan mampu mendorong pembangunan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru untuk bersama-sama mendukung kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan mudah terprovokasi dan jangan membuat keributan yang dapat mengganggu situasi daerah,” ujarnya.

Ia juga meminta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda agar terus berperan aktif memberikan edukasi serta menyejukkan masyarakat demi terciptanya suasana yang harmonis.

“Peran para tokoh sangat penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan kondisi yang kondusif. Dengan keamanan yang terjaga, Kabupaten Kepulauan Aru akan semakin maju dan mampu mendukung pelaksanaan program-program prioritas pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Harapan ini juga sejalan dengan harapan kami di Polres Kepulauan Aru dan Bapak Kapolda Maluku,” katanya.

Kapolres juga menyoroti perkembangan penanganan konflik yang sempat terjadi antara Desa Kalar-Kalar dan Desa Salarem. Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan untuk mengembalikan situasi menjadi aman, termasuk upaya mediasi dan pengamanan di lapangan.

Dirinya menjelaskan, Polres Kepulauan Aru bersama jajaran TNI, mulai dari Koramil, Batalyon hingga Lanal, terus bersinergi menjaga titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan guna mencegah konflik meluas.

Selain pengamanan, proses perdamaian juga terus didorong melalui pendekatan kepada para tokoh adat dari kedua desa. Hasil komunikasi yang telah dilakukan menunjukkan adanya komitmen untuk menyelesaikan persoalan secara damai.

“Dalam waktu dekat kami berharap masyarakat Desa Salarem dan saudara-saudara dari Desa Kalar-Kalar dapat duduk bersama di Kantor Bupati sebagai rumah adat bagi 117 desa di Kabupaten Kepulauan Aru untuk melaksanakan perdamaian. Ini menjadi harapan besar kami agar konflik benar-benar dapat diselesaikan dengan baik,” ungkap Kapolres.

Menurutnya, keberhasilan proses perdamaian akan menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kota Dobo dan Kabupaten Kepulauan Aru secara keseluruhan.

Mengakhiri keterangannya, AKBP Perwira Sihite kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan, tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah, serta terus mendukung tugas Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga persatuan, perkuat kebersamaan, dan bersama-sama mewujudkan Kepulauan Aru yang aman, damai, kondusif, dan semakin maju,” pungkasnya.

Exit mobile version