Dobo, Beritajar.com: Bentrok antar warga kembali pecah di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, melibatkan dua kelompok warga Desa Kalar-Kalar dan Desa Salarem, Kecamatan Aru Selatan Timur, Selasa (26/5/2026).
Kedua kelompok yang berdomisili di kota Dobo ini terlihat membawa senjata tradisional berupa panah wayer, busur panah, hingga parang.
Insiden terjadi di kompleks Cabang Empat saat pertemuan kedua desa yang difasilitasi Kelurahan Siwalima di kantor Kecamatan Pulau-Pulau Aru. Faktor penyebab bentrokan belum diketahui.
Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite langsung turun ke lokasi kejadian untuk meredam situasi dan mengimbau kedua kelompok menahan diri. Massa sempat bergerak ke kompleks sekitar kantor Bupati, namun berhasil dihalau anggota kepolisian.
Wakapolres Kompol Djesy Batara bersama personel Polres Kepulauan Aru diterjunkan untuk mengendalikan suasana yang sempat tegang di beberapa titik. Pengamanan diperkuat gabungan personel Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Polda Maluku dan personel TNI Koramil 1503-03 Dobo.
Ratusan personel disiagakan di titik-titik rawan, meliputi Jalan Pemda belakang Kantor Bupati arah Bandara Dobo, Kompleks Cabang Empat, Tanjung Marbali, Kompleks Desa Salarem belakang Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, serta Jalan Sipur Pantai Kelurahan Siwalima. Penjagaan diperketat untuk mengantisipasi bentrokan susulan pada malam hari.
Langkah siaga ini dilakukan agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah dan perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Wakapolres Kompol Djesy Batara menyatakan kondisi saat ini sudah dikendalikan, namun aparat tetap waspada di pos-pos rawan.
“Hingga saat ini belum ada laporan warga yang menjadi korban. Situasi saat ini telah kondusif dan aparat keamanan masih berjaga-jaga,” ujarnya.
Diketahui, ini bukan kali pertama bentrokan terjadi. Sebelumnya, pertikaian antar dua kelompok pemuda tersebut juga pecah di Kompleks Sipur Pantai, Kelurahan Siwalima, Rabu (20/5/2026).
Polisi mengimbau warga tidak terpancing provokasi dan menyerahkan penyelesaian persoalan kepada aparat.

