Dobo, Beritajar.com: Keresahan melanda warga Kota Dobo menyusul aksi kejam dua pelaku yang sengaja menyiramkan oli bekas di sejumlah tikungan jalan raya.
Perbuatan yang diduga terencana ini telah menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh dan mengalami luka-luka, termasuk di antaranya seorang ibu yang tengah membonceng anaknya.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh pada Minggu (22/3/2026), aksi sabotase jalanan ini dilakukan sekitar pukul 03.20 WIT. Salah satu lokasi kejadian yang terekam jelas berada di tikungan SD Negeri 1 dan 2 Kota Dobo.
Tak hanya di situ, ceceran oli juga ditemukan di titik rawan lainnya seperti tikungan Kampung Trangan, tikungan Bandara menuju Kantor Bupati Aru, serta beberapa lokasi lainnya.
Motif para pelaku diduga kuat bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindakan kriminal terencana untuk mencelakai orang lain. Ironisnya, meski sasaran awal diduga adalah para pelaku balap liar, namun dampak oli tersebut justru meluas dan mencelakai masyarakat umum yang melintas secara normal.
Rekaman video menunjukkan pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor jenis bebek. Satu pelaku terlihat jelas dalam tangkapan layar, sementara rekan di boncengannya menggunakan sweater dengan penutup kepala (hoodie).
Pelaku yang mengenakan sweater tersebut memiliki postur tubuh ceking dengan tinggi badan diperkirakan sekitar 160 cm. Hingga kini, nomor polisi kendaraan tersebut masih dalam penelusuran.
Anes, salah satu warga Dobo, mengungkapkan bahwa rute pelarian pelaku dapat dilacak melalui jaringan CCTV di sepanjang jalur utama.
“Para pelaku terlihat berbelok dari arah Bank Maluku Maluku Utara, yang berarti mereka melaju dari sekitar Kampung China. Ada banyak CCTV di jalur itu, terutama di Toko Mitra atau area depan masjid yang lampunya cukup terang. Harusnya pelat nomor mereka bisa terbaca dengan jelas di sana,” ujar Anes.
Desakan Tindakan Tegas Polisi
Kejadian ini memicu kemarahan publik. Warga meminta pihak kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap kedua pelaku sebelum jatuh korban jiwa yang lebih banyak. Selain demi keamanan, penangkapan ini diharapkan memberikan efek jera agar kejahatan serupa tidak terulang kembali.
“Bila ada warga yang mengenali ciri-ciri mereka, segera lapor polisi. Ini sudah bukan main-main, orang bisa mati karena jatuh di jalan yang licin sengaja disiram oli,” tulis warganet di media sosial dengan nada geram.
Bahkan, beberapa warga yang emosi sempat berceletuk agar pelaku diberikan hukuman sosial yang berat setimpal dengan bahaya yang mereka ciptakan.
Saat ini, warga diimbau untuk lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi tikungan-tikungan tajam di Kota Dobo, terutama pada malam hingga pagi hari.

