Site icon BeritaJar

542 Personel Yonif TP 912/Satria Jargaria Tiba di Dobo, Danyonif 912 : Kami Siap Bersinergi Bangun Aru

Dobo, Beritajar.com: Sebanyak 542 personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 912/Satria Jargaria resmi menginjakkan kaki di Bumi Jargaria. Kedatangan pasukan ini disambut dengan upacara militer di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Kamis (19/3/2026).

Komandan Batalyon (Danyonif) TP 912/Satria Jargaria, Mayor Inf Desta Dwihartanto menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan seluruh elemen di daerah.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pasukannya bertujuan untuk mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan tersebut.

“Kami di sini berjumlah 542 personel, dan kemungkinan jumlah ini akan bertambah lagi pada akhir tahun nanti. Fokus utama kami adalah membantu program-program yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Mayor Inf Desta kepada wartawan usai upacara penyambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Danyonif ini menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh otoritas setempat dan warga Dobo. Ia berharap sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terjalin kuat sejak hari pertama penugasan.

“Saya berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Kepulauan Aru dan seluruh masyarakat atas penerimaan dan sambutannya yang luar biasa,” ucapnya.

Terkait langkah awal setelah mendarat, Mayor Inf Desta menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus pada penguatan internal sebelum terjun langsung ke lapangan. Selain menjaga kedaulatan, personel Yonif TP 912 akan diarahkan untuk menjadi motor penggerak pembangunan di desa-desa.

“Rencana ke depan, kami akan bekerja sama dengan pemerintah melalui berbagai kanal koordinasi dan merangkul masyarakat setempat. Namun, saat ini kami akan membenahi pangkalan kami terlebih dahulu agar operasional ke depan berjalan maksimal,” tutupnya.

Kehadiran Yonif TP 912/Satria Jargaria diharapkan mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi stabilitas keamanan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pelosok Kepulauan Aru.

Exit mobile version