Site icon BeritaJar

Kasiter Korem 151/Binaiya: TMMD Dukung Rencana Strategis Pemda Aru

Dobo, Beritajar.com: Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah terluar Indonesia (3T) kembali dibuktikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026.

Berpusat di Kabupaten Kepulauan Aru, program kali ini fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan hunian layak dan akses air bersih.

Usai upacara pembukaan yang berlangsung di Lapangan Yos Sudarso, Dobo, Selasa (10/2/2026), Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 151/Binaiya, Letkol Inf Dian Aksmiyandita menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata dukungan TNI terhadap rencana strategis Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menata kawasan.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.

Selain itu, menurutnya, dalam kerangka Operasi Militer Selain Perang (OMSP), TNI diamanatkan untuk membentuk 15 daerah penguatan, di mana salah satunya diimplementasikan melalui program TMMD ini.

“Kami hadir untuk membantu rencana-rencana Pemda secara maksimal. Bapak Bupati memiliki keinginan kuat untuk melakukan relokasi dan peningkatan kualitas permukiman. Fokus kita adalah menyediakan perumahan layak huni bagi masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan kumuh,” ujar Letkol Inf Dian di hadapan awak media.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga memberikan apresiasi tinggi terhadap perencanaan tata ruang yang disusun oleh Bappeda Kepulauan Aru. “Konsep tata ruang kotanya sangat bagus, dan kami dari TNI mendukung 100%,” ungkapnya.

Letkol Inf Dian menambahkan, TMMD ke-127 tahun ini membawa misi sosial yang sangat krusial bagi warga Dobo. Sasaran fisik utama meliputi pembangunan dan rehabilitasi 8 unit rumah warga yang sudah tidak layak huni.

Langkah ini diambil guna “memanusiakan” masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang sesuai standar kesehatan.

Dikatakan pula, tak hanya hunian, TNI juga menjawab tantangan kesulitan akses air bersih di wilayah tersebut dengan melakukan pengeboran di 5 titik strategis. Setiap titik akan dilengkapi dengan bak penampung air permanen agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga sekitar.

Guna memastikan target tercapai tepat waktu, sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan. Kekuatan ini merupakan sinergi dari TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), serta mendapat dukungan penuh dari personel kepolisian setempat.

Menanggapi tantangan geografis dan keterbatasan waktu pengerjaan selama 30 hari, Letkol Inf Dian menekankan strategi pengerjaan yang bertahap namun intensif.

“Kalau dikerjakan sekaligus tentu tidak mungkin, itu ‘ngomong kosong’. Kita bekerja secara bertahap dengan memaksimalkan 200 personel yang ada. Kami juga telah meminta dukungan tambahan personel dari Pemda dan melibatkan masyarakat. Dengan manajemen yang tepat, waktu 30 hari sangat cukup untuk menyelesaikan 8 rumah dan fasilitas air bersih tersebut,” tegasnya optimis.

Program TMMD ke-127 ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak fisik berupa bangunan, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Exit mobile version