Site icon BeritaJar

Dinsos Aru Salurkan Bantuan untuk Korban Konflik, Kadis Sosial: Masyarakat Mulai Beraktifitas

Dobo, Beritajar.com: Dinas Sosial (Dinsos) Kepulauan Aru telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban konflik di dua desa di Kecamatan Aru Tengah Selatan, Desa Longgar-Apara.

Bantuan yang disalurkan merupakan instruksi dari Gubernur Maluku dan telah didistribusikan ke lokasi terdampak. Ini sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik dan mempercepat proses pemulihan.

“Bantuan ini dari ketahanan pangan provinsi Maluku berupa beras 6 ton lebih, lalu ditambah lagi dengan Buffer stock dari Dinas Sosial Provinsi Maluku,” kata Kadis Sosial Aru, Tonci Konjaan kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, bantuan ini juga termasuk makanan bayi, makanan siap saji, pakaian bayi, selimut, dan tenda. Tenda ini sebenarnya untuk masyarakat yang mengalami relokasi, namun karena masyarakat tidak relokasi, maka bantuan ini didistribusikan langsung ke masyarakat.

“Kami antisipasi dengan langkah cepat dan terukur untuk sesegera bantuan itu datang. Dan setelah kami turun lapangan, kami melakukan identifikasi, ternyata masyarakat semua, masyarakat kedua desa yang terdampak juga tidak relokasi,” kata Tonci.

Kadinsos Aru ini menyampaikan, bantuan ini telah didistribusikan dua kali ke lokasi terdampak, namun mengalami kendala karena perjalanan yang jauh tapi tetap dilakukan. “Bayangkan saja, motor yang kami pakai berangkat satu hari, satu malam baru tiba di Longgar-Apara,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, bantuan tersebut tidak hanya dari provinsi, tetapi juga dari Pemda Kepulauan Aru, berupa beras, minyak goreng, gula, kopi, dan mie.

“Kami diberikan dukungan penuh oleh Pak Bupati Aru untuk mendistribusikan bantuan ini,” jelas Koljaan.

Dirinya juga menambahkan, saat ini kondisi di kedua desa bertetangga itu telah kondusif dan masyarakat sudah mulai kembali beraktivitas, seperti mencari ikan dan membuat ikan asin.

“Kami mau belikan asin saja tidak ada, tapi kemarin sudah aktivitas, kami jalan di rumah warga itu di dong tempat-tempat jemuran ikan asin sudah ada,” ujar Koljaan.

Ditambahkan pula, bantuan yang disalurkan tersebut dikhususkan untuk masyarakat yang terdampak konflik, namun karena jumlahnya lebih, maka juga diserahkan ke masyarakat lain yang membutuhkan.

“Masyarakat disana menyambut baik bantuan yang disalurkan oleh kami, saya berharap situasi kedua desa Longgar dan Apara tetap kondusif dan masyarakat juga dapat beraktifitas seperti biasanya lagi,” pintah Koljaan.

Exit mobile version