Dobo, Beritajar.com: Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, mengikuti live streaming Panen Raya Nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Balai Pertanian Kilo 6, Kelurahan Siwalima, Dobo, pada Rabu (7/1/2026).
Terpantau turut dampingi bupati, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, SH,.Sik,. MH, Kadis Pertanian Aru, Kadis Ketahanan Pangan Aru, Para Penyuluh Pertanian Aru, Para Petani di Dobo serta tamu undangan lainnya.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan nasional.
Bupati Kaidel menyampaikan bahwa panen raya ini menjadi momentum untuk menjaga semangat petani dan memastikan ketersediaan pangan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan nasional,” katanya.
Pengumuman swasembada pangan nasional ini disambut dengan gembira oleh masyarakat Kepulauan Aru. Bupati Kaidel berharap bahwa keberhasilan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kepulauan Aru.
Terpisah, Tim Penyuluh Pertanian Aru menyambut baik pengumuman swasembada pangan nasional oleh Presiden Prabowo. Mereka berharap bahwa keberhasilan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Kepulauan Aru.
“Kami sendiri dari tim penyuluh pertanian dan sudah terpisah dari dinas. Masuk ke dalam Kementerian Pertanian bagian BPHDMP dengan program kerja langsung dari pusat, dari Kementerian,” kata salah satu tim penyuluh pertanian kepada wartawan.
Selain itu, Ia menyampaikan bahwa target kinerja di 2026 adalah 100 hektare untuk tanaman jagung padi dan 36 hektare tanaman jagung. “Harapannya Aru bisa menjadi desa mandiri pangan, walaupun dengan daerah terpencil dan kepulauan,” ucapnya.
Tim Penyuluh Pertanian Aru berharap bahwa pemerintah dapat terus mendukung kegiatan mereka dalam meningkatkan produksi pangan dan mencapai swasembada pangan nasional.
Disamping itu, mereka juga berharap bahwa Kepulauan Aru dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mencapai kemandirian pangan.

