Dobo, Beritajar.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Aru untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh situasi konflik horizontal yang terjadi di Desa Longgar-Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan.
Dalam himbauannya, Pemkab Aru mengimbau masyarakat, khususnya warga dari kedua desa yang berdomisili di Kota Dobo dan sekitarnya, untuk tetap waspada dan tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memperburuk situasi.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Aru yang damai,” tulisnya dalam himbauan yang diterima media ini, Minggu (04/01/2026).
Pemkab Aru juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama, maka dari itu masyarakat diminta untuk bekerja sama dalam menjaga situasi yang kondusif.
Aru butuh perdamaian, mari kita jaga bersama!.
Sebelumnya Bupati Kepulauan Aru meminta agar warga kedua desa, Longgar dan Apara, untuk saling memaafkan dan melupakan kejadian yang telah terjadi. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Jargaria tercinta ini.
“Kita harus saling memaafkan dan melupakan kejadian yang telah terjadi. Kita harus fokus pada masa depan yang lebih baik untuk Aru,” ucapnya.
Kaidel juga mengajak warga masyarakat Aru untuk menjaga Kamtibmas di lingkungan sekitar masing-masing.
“Kita harus bekerja sama untuk menjaga Aru tetap damai, damai dan kondusif. Jangan biarkan isu-isu yang tidak benar memecah belah kita,” tandasnya.

